Ekonomi dan Bisnis

Pariwisata Bali Dibuka Juni 2021, KPwBI Bali Sinergi BPD Bali Percepat Vaksinasi Masal Perbankan


Denpasar, PancarPOS | Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali bersinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali beserta sejumlah bank berplat merah yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) di Bali melaksanakan program vaksinasi masal tahap kedua untuk kalangan perbankan yang dipusatkan di Gedung KPwBI Bali, Sabtu (20/3/2021). Pada kesempatan itu, juga hadir Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Wagub Cok Ace beserta Kepala KPwBI Bali Trisno Nugroho dan Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma, SH., MH., bersama sejumlah pimpinan perbankan. “BI bersama Pak Gubernur (Wayan Koster, red) dan BPD Bali terus mendukung sektor perbankan divaksinasi mulai dua minggu lalu dan sekarang vaksinasi tahap kedua. Pegawai perbankan dan BPD Bali seluruhnya akan divaksin mulai hari ini ada 500 pegawai divaksin dari pagi hingga siang. Nanti akan kita support lagi minggu depan di Bank Mandiri. Untuk sekarang divaksin sekitar 300 pegawai dari BPD Bali dan ditambah 200 dari pegawai perbankan lainnya,” ungkap Trisno.

1bl#ik-8/3/2021

Dikatakan, satu persatu pegawai perbankan akan divaksin hingga bisa segera tuntas seluruhnya untuk meningkatkan kepercayaaan masyarakat dan kinerja perbankan. Karena itulah, sebelumnya juga digelar vaksinasi masal kalangan perbankan di Kabupaten Buleleng dan akan dilanjutkan ke Kabupaten Jembrana yang akan dilakukan minggu mendatang. “Bali sangat spesial dan dipercepat vaksinasinya juga masih gratis. Karena usulan Pak Gubernur vaksinasi di Bali sangat diprioritaskan oleh pemerintah pusat. Saya lihat terakhir jumlahnya sudah diangka 200 ribuan di Bali sudah divaksin dengan gencar,” katanya seraya mengungkapkan targetnya sekitar 1 juta vaksin sampai bulan Juni mendatang. “Penduduk di Bali kan hanya sekitar 4,3 juta dengan tenaga kerja sekitar 2,5 juta, sehingga sekitar 1,8 juta kalau sudah divaksin akan bisa aman. Pak Gubernur dan Kadiskes sebelumnya juga sudah mengejar vaksinasi untuk Nakes dan pelayanan publik,” ungkap Trisno.

1bl#ik-12/3/2021

Ia mengakui secara nasional kalangan perbankan di Bali yang pertama divaksinasi, agar bisa membantu kepercayaaan kalangan perbankan dan UMKM, sehingga memberikan dampak ekonomi yang baik bagi sektor pariwisata. Karena jika sudah banyak yang divaksin bisa menimbulkan keyakinan, salah satunya juga melalui upaya mengejar vaksinasi untuk kalangan pariwisata, seperti di Ubud, Nusa Dua dan Sanur sebagai Green Zone (Zona Hijau) Covid-19 di Bali. “Kita harap Zona Hijau bisa nanti bertambah lagi di wilayah lain, sehingga jumlah yang divaksin perlu diperbanyak,” ujarnya, sekaligus terus mendorong perbankan dan Himbara memberikan keringanan suku bunga dan KUR agar bisa lebih cepat direalisasikan untuk menumbuhan perekonomian Bali. “Jangan sampai ada lagi bank yang dilockdown, karena ada pegawai yang Covid-19. Jadi sangat penting vaksinasi ini, agar bisa dipercepat dan lebih banyak yang divaksin, sehingga Juni atau Juli bisa diwujudkan pariwisata Bali bisa segera dibuka,” tandasnya.

1bl#ik-11/3/2021

Di sisi lain, Dirut BPD Bali, I Nyoman Sudharma mengakui sangat mendukung perbankan di Bali mendapat vaksinasi yang difaslitasi Pemprov Bali dan KPwBI Bali. “Kalangan perbakan kan mendapat vaksinasi sejak dua minggu lalu dan hari ini tahap kedua sekitar 500 orang, diantaranya dari kalangan perbankan dan sisanya 300 dari pegawai Bank BPD Bali. Vaksinasi hari ini diutamakan khususnya diberikan kepada pegawai yang kritikal, seperti castumer service, karena yang bertatap muka langsung dengan nasabah,” papar direksi bank asal Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung itu. Menurutnya, program vaksinasi di kalangan perbankan ini sangat penting untuk meningkatkan imunitas, sehingga seluruh pegawai BPD Bali secara bertahap divaksinasi, seperti di Pemda Buleleng yang sudah berjalan. “Rencananya Jembrana juga ada program vaksinasi oleh Pemda Jembrana diberikan kepada perbankan yang rentan melayani dan bertemu masyarakat. Dampaknya jika sudah banyak yang divaksin kinerja perbankan akan meningkat, sehingga nantinya juga bisa mempengaruhi ekonomi,” tegas Sudharma.

1bl#ik-10/3/2021

Dijelaskan hingga vaksinasi tahap kedua tersebut, dari 1.327 pegawai BPD Bali baru sekitar 350 orang yang sudah divaksin dan akan terus divaksin secara bertahap dan disesuaikan dengan pasokan vaksin yang didapat. “Jika semuanya sudah divaksin dan sehat bisa melayani dengan baik nasabah, kan bisa meningkatkan kinerja perbankan. Apalagi sekarang sudah ada Zona Hijau dan jika setiap kabupaten ada Zona Hjau, kan perekonomian dan pariwisata bisa hidup, meskipun border Bali belum dibuka,” pungkasnya. Pada kesempatan itu, Wagub Cok Ace memantau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pekerja industri keuangan dan perbankan. Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyambut baik antusiasme pekerja industri keuangan dan jajaran perbankan dalam mendukung suksesnya pelaksanaan program vaksinasi di Bali. Ia berharap, semangat yang ditunjukkan oleh pekerja industri keuangan, jajaran perbankan dan seluruh masyarakat Bali memberi hasil yang positif bagi upaya penanganan Covid-19. “Semangat yang ditunjukkan pekerja industri keuangan, jajaran perbankan dan masyarakat Bali sangat luar biasa,” ucapnya.

1bl#ik-11/3/2021

Untuk mengimbangi semangat yang ditunjukkan krama Bali dalam program vaksinasi, Pemprov Bali terus berupaya memperoleh tambahan vaksin dari pusat agar target vaksinasi penduduk Bali untuk mewujudkan kekebalan kelompok secepatnya tercapai. Wagub yang juga menjabat sebagai Ketua BPD PHRI Bali ini menyebut, hingga saat ini penduduk Bali yang sudah mendapat vaksinasi baru mencapai 127 ribu orang. Menurutnya jumlah ini masih kecil jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Bali sebanyak 4,32 juta jiwa. “Masyarakat kita antusias, petugas vaksinasi juga cukup. Namun dari segi kecepatan pelaksanaan vaksinasi kita harus menyesuaikan dengan kedatangan pasokan vaksin dari pusat,” imbuhnya, seraya berharap, vaksinasi yang telah diperoleh setiap individu dalam meningkatkan kekebalan tubuh terhadap paparan virus corona. Lebih dari itu, keberhasilan program vaksinasi juga diharapkan dapat mempercepat pemulihan perekonomian Daerah Bali. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close