Daerah

Samsat Badung Gaspol Gerakan Bali Bersih, Tiga Pasar Adat Disapu Sampah Plastik


Badung, PancarPOS | Samsat Badung kembali membuktikan eksistensinya sebagai instansi pelayan publik yang aktif mendukung agenda prioritas Pemerintah Provinsi Bali. Dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Bali di Kabupaten Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., MH., gerakan bertajuk “Bali Bersih Bebas Sampah Plastik” digelar dua kali dalam sepekan di tiga titik pasar adat berbeda.

Gelombang pertama digelar serentak pada Sabtu, 9 Agustus 2025 pukul 07.00 WITA sampai selesai di Pasar Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, dan Pasar Tenten, Desa Adat Abiansemal. Disusul gelombang kedua pada Selasa, 12 Agustus 2025 di Pasar Adat Mambal, Kecamatan Abiansemal. Seluruh kegiatan ini merupakan implementasi Surat Edaran Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor 15 Tahun 2025 tentang partisipasi menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Bali.

kegiatan ini juga disertai dengan penyaluran bantuan sembako untuk 40 petugas kebersihan yang selama ini berjasa menjaga kebersihan. (foto: mas)

“Ini bukan sekadar memindahkan sampah dari satu tempat ke tempat lain. Prinsipnya, desa harus mampu mengelola sampahnya sendiri, tanpa mengotori desa lain. Contohnya, Desa Carangsari sudah mulai melaksanakan itu,” ujar Ketut Sadar yang akrab dikenal Jro Gede Pacung.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan aparat desa, pengurus pasar, camat, bendesa adat, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pecalang, hingga perwakilan Dinas Perhubungan, Polsek Abiansemal, TNI, dan Satpol PP Badung. Antusiasme masyarakat juga luar biasa, bahkan para pedagang dan pembeli di Pasar Adat Mambal ikut bergabung memungut sampah plastik.

Selain menyapu tuntas area pasar dari sampah plastik sekali pakai, Samsat Badung juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 40 petugas kebersihan pasar. Masing-masing petugas menerima paket sembako berisi 5 kilogram beras C4 super, satu krat telur, dan satu liter minyak goreng. “Kegiatan ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tapi juga menyentuh hati. Kami ingin para petugas kebersihan merasa dihargai,” tegasnya.

Kepala UPT Samsat Badung, Ketut Sadar saat aksi bersih sampah plastik di Pasar Blahkiuh, Sabtu (17/5/2025). (foto: ama)

Menurut I Ketut Sadar, kegiatan ini bukan seremoni belaka, tetapi bentuk nyata komitmen Samsat Badung dalam mendukung program pemerintah provinsi untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menjaga kebersihan lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini menjadi pemicu kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, terutama di fasilitas umum seperti pasar. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana sehat dan nyaman, sekaligus menjadi wujud rasa syukur di momen Hari Jadi Provinsi Bali,” ujarnya.

Tak berhenti di kegiatan sosial dan lingkungan, Samsat Badung juga terus memacu inovasi layanan publik. Program unggulan seperti Samsat Drive Thru, Samsat Keliling, dan Samsat Weekend Service telah mempermudah masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ. Layanan digital berbasis aplikasi Android dan iOS memudahkan pembayaran secara online, sementara program Samsat Menyapa Masyarakat hadir menjangkau pelosok desa. Untuk lansia dan penyandang disabilitas, disediakan layanan khusus yang ramah dan mudah diakses.

“Semua inovasi ini kami hadirkan untuk memudahkan, bukan membebani. Prinsip kami: cepat, mudah, dan manusiawi. Melayani bagi kami adalah komitmen, bukan sekadar kewajiban,” tandasnya.

Ketut Sadar memimpin langsung pemasangan banner raksasa berukuran jumbo di depan Kantor Samsat Badung. (foto: ist)

Rangkaian kegiatan bersih-bersih di tiga pasar adat ini akan terdokumentasi lengkap melalui foto-foto aksi lapangan dan momen penyerahan bantuan secara simbolis. Dokumentasi ini menjadi bukti konkret bahwa Samsat Badung tidak hanya aktif di meja pelayanan, tetapi juga hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi antarlembaga, Bali Bersih Bebas Sampah Plastik yang dipelopori Samsat Badung diharapkan menjadi inspirasi bagi instansi dan komunitas lain di Bali. Menjaga keindahan Pulau Dewata bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. ama/ksm


Back to top button