Parah, Ikut-ikutan Rangka eSAF, Kerangka Yamaha NMAX Ada Ditemukan Retak dan Hampir Patah?

Denpasar, PancarPOS | Polemik rangka eSAF saat saat ini masih seru disimak, setelah AHM diserang dengan berbagai akun-akun media sosial, namun dibalik berbagai isu miring tersebut, nyatanya penjualan sepeda motor Honda tetap nomor 1 di hati masyarakat. Seperti Kita ketahui, media telah diramaikan dengan viralnya rangka eSAF Honda yang berkarat, keropos hingga patah. Kejadian pada rangka eSAF Honda ini terjadi secara masif. Atas fenomena tersebut membuat para konsumennya menjadi khawatir dengan sepeda motor miliknya. Pelayanan Honda terhadap rangka eSAF hingga saat belum menemui titik terang bagi konsumennya yang mengalami masalah ini.

Momen itupun dimanfaatkan pesaing beratnya. Dalam acara Media Factory Visit yang diselenggarakan pada 31 Agustus 2023, Yamaha dengan percaya diri memperlihatkan kerangka yang kokoh pada Yamaha NMAX 2021. Yamaha mempresentasikan rangkanya secara detail pada awak media. Simulasi ketahanan pada kerangka Yamaha itu dilakukan dengan media air untuk menjelaskan proses drainase pada kerangka berjalan dengan baik, sehingga air yang masuk tidak terjebak di dalamnya. Air yang mengendap berpotensi terjadinya korosi lebih cepat pada rangka. Pengecatan pada kerangka, Yamaha menyampaikan telah melakukan proses dengan metode pencelupan sehingga rongga dalam rangka terlapisi cat.
Hal ini pun untuk mengantisipasi terjadinya korosi di dalam rangka. Namun munculnya video skutik Yamaha NMAX yang mengalami retak sampai hampir patah, cukup mengejutkan kita semua karena selama ini produk motor Yamaha jarang ditemui kasus pada rangka. Seperti dikutip dari ayopalembang.com melalui video YouTube Achmad Nursalam yang diunggah pada 4 September 2023. Di dalam video itu telah ditemukan kasus rangka retak dan hampir patah pada motor Yamaha NMAX 2021. Penyebab kerangka retak hingga nyaris patah pada motor Yamaha NMAX 2021 ini belum diketahui penyebabnya. Tak ada keterangan jelas pada video itu.

Ini bukti jika kerangka yang patah bukan hanya terjadi pada rangka eSAF. Kerangka milik Yamaha pun bisa mengalaminya. akan tetapi apa yang terjadi pada rangka Yamaha yang patah tidak tejadi secara masif seperti rangka eSAF. Sebelumnya, walaupun tidak mengalami masalah pada rangka sepeda motor produksinya, Yamaha ikut kena ‘senggol’ viral rangka sepeda motor yang mengalami patah ataupun keropos parah belakangan ini. Maklum, bagian rangka sepeda motor umumnya tidak terlihat langsung. Alhasil rangka sepeda motor produksi Yamaha dianggap juga memiliki kualitas yang diragukan walaupun tidak ada viral sepeda motor dengan logo garpu tala tersebut. “Sejauh ini tidak ada komplain yang kami terima soal rangka yang kami produksi,” tegas President Director dan CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Dyonisius Beti.
Perlu diketahui, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akhirnya mengumumkan hasil investigasinya mengenai rangka enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) sepeda motor Honda yang mudah karatan dan keropos. Investigasi penelitian rangka eSAF ini sudah dilakukan sejak Agustus hingga September 2023. “Diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir karena saat ini sedang dalam proses perbaikan tentu untuk mengutamakan kendaraan bermotor yang berkeselamatan ke depannya. Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti telah ditindaklanjuti. Kami bersama KNKT akan mengawal dan mengawasi proses pemeriksaan dan penanganan rangka eSAF ini,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kememhub Hendro Sugiatno dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (19/8/2023).

Menurut tim peneliti Ditjen Hubdat dan KNKT, PT Astra Honda Motor (AHM) membuat rangka eSAF dari raw material berupa High Strength Steel (HSS) yang diproses menjadi rangka dan kemudian dilakukan pelapisan coating dengan metode CED (Cathodic Electro Deposition) secara dipping (celup). Hal itu ditemukan saat tim mendatangi dan melihat langsung proses produksi rangka eSAF di pabrik sepeda motor Honda di Kawasan Industri Indotaise Karawang pada Jumat (1/9/2023). Tim peneliti melihat proses pengendalian kualitas produk mulai tahap incoming material, press, welding dan pelapisan. Item kontrol termasuk dimensi maupun ketebalan dari hasil proses pelapisan telah dilakukan dan telah memenuhi persyaratan standard manufacturing global.
Berdasarkan hasil perhitungan finite element method dan divalidasi secara pengujian aktual di fasilitas milik AHM, dapat dikatakan struktur rangka eSAF cukup kuat dan tidak memiliki daerah kritis atau fatigue dengan stress load yang tinggi. Tegangan yang terjadi masih jauh di bawah Yield Point (batas elastis) dari material rangka. tim/ama/ksm









