Olahraga dan Pendidikan

Komang Banu Siap Tarung Jadi Ketum KONI Bali, Bersinergi Gubernur Koster Sukseskan Sport Tourism


Denpasar, PancarPOS | Jelang ajang pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Bali (Ketum KONI Bali) mulai banyak bermunculan bakal calon yang ingin menggantikan Ketum KONI Bali, Ir. I Ketut Suwandi yang masa jabatannya sebenarnya telah berakhir 16 Desember 2021. Salah satunya Komang Takuaki Banuartha yang menyatakan siap bertarung untuk maju menjadi Ketum KONI Bali. “Komang Takuaki Banuartha siap maju di ajang pemilihan Ketua KONI,” tegas Komang Banu sapaan akrab Bendahara Bali Golf Club tiga periode itu, saat dihubungi PancarPOS.com, Sabtu (19/2/2022).

4bl#ik-14/2/2022

Ketua PDK Kosgoro 1957 Provinsi Bali yang sempat menjadi Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Provinsi Bali itu, beralasan maju sebagai Ketum KONI Bali, karena berambisi mengembangkan sport tourism sebagai salah satu unggulan di Bali. Karena itu, KONI Bali harus bersinergi dengan semua kegiatan olahraga yang diselenggarakan, terutama event yang berkaitan dengan sport tourism. “Saya optimis dengan masa depan sport tourism di Bali. Alangkah baik jika bisa berkembang, dan siap bersinergi dengan Bapak Gubernur Bali (Wayan Koster, red) untuk sukseskan event olahraga di wilayah destinasi pariwisata unggulan,” usul Bendahara DPD Partai Golkar Bali itu.

1th#ik-1/1/2022

Komang Banu berharap KONI Bali sebagai organisasi wadah induk cabang olahraga di Bali dapat mendukung sport tourism baik di tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Pihaknya menyebut ada beberapa event KONI Pusat termasuk Provinsi dan Kabupaten/Kota di Bali yang bisa direncanakan dapat menjadi terobosan olahraga dan pariwisata di Bali yang bisa ditawarkan untuk sport tourism. Salah satunya Turnamen Golf Piala Gubernur Bali Tahun 2021 berskala nasional dan rencananya akhir tahun ini diadakan turnamen golf berkelas internasional di Bali. “Kita banyak event olah raga yang bisa digelar di Bali, tapi karena Covid-19, nyaris terhenti. Kalau tunggu Covid-19 berhenti, kapan berhentinya, kita harus melakukan terobosan,” tambah Komang Banu, seraya berharap kegiatan event olahraga dapat digelar dalam skala internasional dan nasional di Bali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

4bl#ik-17/2/2022

“Baik sektor pariwisata di Bali, maupun olahraga sebetulnya sama-sama terpukul dengan pandemi Covid-19. Alhasil banyak pelaku pariwisata dan pelaku olahraga seperti atlet, pelatih dan masyarakat pendukung lainnya menjadi korban karena mata pencariannya terpaksa terhenti,” beber pengusaha muda asal Ubud, Gianyar tersebut. Oleh karena itu, jika terpilih menjadi Ketua Umum KONI Bali bertekad menjalin kolaborasi dengan Gubernur Bali, termasuk Kemparekraf, di samping kerjasama yang telah dilakukan dengan Kemenpora. “Kita berharap olahraganya maju, pariwisatanya maju, dampaknya masyarakat Indonesia bisa bangkit dari Covid-19,” pungkas Komang Banu. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button