Ekonomi dan Bisnis

Samsat Karangasem Kejar Target Tunggakan Pajak Truk Galian C


Karangasem, PancarPOS | Selama dampak pandemi Covid-19 telah meruntuhkan perekonomian Bali, akibat sektor pariwisata yang hampir 2 tahun lumpuh. Namun, Kepala UPT Samsat Bali di Karangasem, I Gusti Nyoman Adi Wijaya menyadari masyarakat Bali, khususnya warga Karangasem tetap sadar membayar pajak kendaraan untuk mendukung pembangunan Pulau Dewata. Hal itu sebagai tanggungjawab dalam memberikan kontribusi dalam memajukan Bali, memingat sejumlah pembangunan dilakukan pada masa Kepemimpinan Gubernur Wayan Koster yang bersumber dari APBD dan didukung APBD. Sebagian besar APBD Bali bersumber dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor.

1bl#ik-6/11/2021

“Kami selalu pro aktif turun ke lapangan (doorto door), kerjasama dengan LPD dan BUMDes, serta sosialisasi pembayaran secara online, upaya memudahkan masyarakat bayar pajak, ” kata Kepala UPT Samsat Bali di Karangasem I Gusti Nyoman Adi Wijaya di Karangasem, Kamis (2/11/2021). UPT Samsat Bali di Karangasem hingga Selasa, 30 November sudah mencapai Rp 52,9 M (97,24 persen) dari target Rp54,5M. Masih ada waktu sebulan masih ada waktu untuk memenuhi target lagi sekitar Rp 1,5 M (3 persen). Dirinya tetap optimis target bisa dicapai karena masyarakat Karangasem kesadaran masyarakat cukup baik. Dimana pada tahun 2020 dengan target Rp 51M justru terealisasi Rp60 M (116 persen).

1bl#ik-5/11/2021

Dijelaskan, potensi pajak kendaraan sebanyak 173.132 unit kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Tunggakan tahun 2020 pun kini sedang dikebut sebanyak 18.456 kendaraan Rp 7,8 M, 9.501 kendaraan Rp6,5 M (2019), 4.960 kendaraan Rp4,1 M (2018), dan 7.600 kendaraan Rp6,5 M (2017). Secara khusus, pihaknya mengungkap untuk mengejar tunggakan kendaraan truk, karena Karangasem dikenal dengan daerah tambang Galian C. Rincian tunggakan truk dari Kecamatan Kubu sebanyak 68 truk (Rp3,4M), Selat 92 truk (Rp2,6M), Rendang 46 truk (Rp2,1M), Karangasem 80 truk (Rp5,8M), Abang 56 truk (R3,9M), Bebandem 50 truk (Rp2,4M), Sidemen 14 truk (Rp1M), Manggis 16 truk (Rp1,8M). aya/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button