Daerah

Samsat Badung Geruduk Serentak Pasar Adat di Seluruh Badung, Gaungkan Pemutihan Pajak dan Penghapusan Progresif


Badung, PancarPOS | Suasana pasar-pasar adat di Kabupaten Badung mendadak ramai oleh kehadiran tim UPTD Samsat Badung yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Samsat Badung, Ketut Sadar, S.Sos., M.H. Sejak awal pekan, mereka turun langsung ke lapangan menyapa masyarakat, pedagang, dan pengunjung pasar untuk mensosialisasikan program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) serta penghapusan pajak progresif yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 40 Tahun 2025.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung serentak di seluruh pasar adat di Kabupaten Badung ini menjadi pemandangan unik sekaligus inspiratif. Tidak hanya di satu lokasi, tapi meluas ke berbagai titik seperti Pasar Kelan, Pasar Jimbaran, Pasar Kuta, Pasar Adat Dalung, Pasar Adat Buduk, Pasar Adat Mambal, Pasar Benten Abiansemal, Pasar Blakiuh, Pasar Sembung, Pasar Mengwi, dan Pasar Sempidi, hingga Pasar Adat Jagapati, Pasar Adat Sibang Gede, dan Pasar Adat Darmasaba.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya memberikan layanan administratif, tapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya membayar pajak kendaraan secara tepat waktu,” ujar Ketut Sadar di sela kegiatan sosialisasi di Pasar Adat Mambal, Rabu (15/10/2025).

Kepala UPTD Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., M.H., bersama seluruh jajaran pegawai. (foto: mas)

Dalam kegiatan yang dihadiri seluruh staf, KTU, dan tim pelayanan lapangan tersebut, Samsat Badung membagikan brosur, memberikan penjelasan secara langsung, serta menjawab berbagai pertanyaan masyarakat seputar program pemutihan pajak dan prosedur penghapusan pajak progresif. Pendekatan yang dilakukan pun sangat beretika, santun, dan berbudaya, sejalan dengan karakter pelayanan publik di Bali yang ramah dan humanis.

“Syukur Astungkara, kegiatan ini disambut positif oleh para pedagang dan pengunjung. Mereka banyak yang langsung bertanya dan merasa terbantu karena sosialisasi dilakukan dengan cara yang mudah dipahami,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketut Sadar menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan kelanjutan dari berbagai program edukasi publik yang sebelumnya sudah dilakukan Samsat Badung, mulai dari koordinasi dengan para camat dan stakeholder di tingkat kabupaten, hingga sosialisasi di seluruh SMA dan SMK se-Badung. Bahkan, Majelis Bendesa Adat Kabupaten Badung pun telah dilibatkan agar informasi penting ini bisa diteruskan ke masyarakat adat di setiap desa.

“Setelah menyasar sekolah dan pemerintahan, kami ingin masuk ke pasar adat, tempat aktivitas ekonomi masyarakat berlangsung setiap hari. Di sinilah kami bisa langsung berinteraksi, mendengar aspirasi, sekaligus memberikan pemahaman tentang manfaat program pemutihan pajak ini,” ungkapnya.

Kepala UPTD Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., M.H., bersama seluruh jajaran pegawai. (foto: ama)

Sejak Senin, kegiatan ini telah bergulir dari Pasar Desa Adat Blakiuh, kemudian berlanjut ke Pasar Benten Abiansemal, Pasar Mambal, Pasar Adat Sibang Gede, Pasar Adat Darmasaba, hingga Pasar Sempidi dan Mengwi. Untuk wilayah Kuta Utara, sosialisasi dilakukan oleh koordinator Dalung di Pasar Adat Dalung dan sejumlah titik keramaian. Sementara itu, Samsat Pembantu Kuta menangani wilayah Kuta dan Kuta Selatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan publik, tetapi juga menunjukkan wajah baru birokrasi yang turun langsung ke masyarakat. Dengan jargon “Samsat Badung Hebat”, seluruh jajaran UPTD Samsat Badung bertekad membangun pelayanan yang inovatif, komunikatif, dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Tujuan utama kami sederhana, yakni memberikan kemudahan dan kesempatan kepada masyarakat untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak dengan fasilitas pemutihan yang sudah disiapkan pemerintah. Matur suksma atas sambutan masyarakat yang luar biasa, semoga sinergi ini terus terjaga,” tutup Ketut Sadar dengan penuh semangat.

Kepala UPTD Samsat Badung, I Ketut Sadar, S.Sos., M.H., (baju merah) atau yang dikenal luas dengan sapaan Jro Gede Pacung saat memimpin rasia gabungan, pada Sabtu (23/8/2025). (foto: ist)

Gerakan serentak Samsat Badung di pasar adat ini pun viral di kalangan warga, terutama di media sosial. Banyak masyarakat yang mengapresiasi langkah humanis aparat pajak daerah ini yang tidak hanya duduk di kantor, tapi aktif menjemput bola hingga ke jantung aktivitas ekonomi rakyat. Dengan semangat pelayanan yang merakyat, Samsat Badung kembali membuktikan diri sebagai pelopor pelayanan publik yang inovatif, berbudaya, dan penuh dedikasi. ama/ksm


Back to top button