Made Urip Turba Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Desa Petiga

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., selaku Anggota MPR RI kembali turun ke bawah atau Turba ke tengah masyarakat. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup itu, datang langsung memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Pura Bale Agung Desa Petiga, Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat malam (15/4/2022). Kehadiran Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U tersebut, didampingi Anggota DPRD Tabanan, I Gede Oka Winaya, SE., dan Putu Eka Putra Nurcahyadi beserta narasumber dari kader lumutan PDI Perjuangan, Ir. I Wayan Gunadi, bersama I Gede Suamba dan Ir. Nyoman Kartika. Sosialisasi dihadiri kelian adat dan dinas, serati, sabha desa dan kertha desa, bersama sekehe gong beserta sekehe teruna teruni dari tiga banjar se-Desa Petiga.

Menyambut kunjungan Anggota DPR RI 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, Bendesa Adat Petiga, I Made Darmawan mengaku sangat antusias. Apalagi selain diberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan itu, juga datang bertatap muka langsung dengan masyarakat. Kedatangan Made Urip diharapkan bisa memberikan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan yang menjadi 4 tiang negara yang tidak boleh diabaikan. “Jadi kami sangat berterima kasih kepada Bapak Made Urip yang telah hadir mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan sebagai tiang yang menjadi amanah negara. Sosialisasi ini juga sangat baik dan penting diberikan bagi warga Desa Adat Petiga,” bebernya.

Salah satu peserta, Kader Posyandu Lansia, Ni Nyoman Resmiani mengakui sangat penting mengikuti sosialisasi 4 Pilar kebangsaan ini. Karena itu mewakili krama adat juga sangat berterima kasih kepada Made Urip yang telah memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. “Sosialsiasi dari Pak Urip ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai pedoman bermasyarakat dan bernegara,” jelasnya. Senada disampaikan Anggota STT Prajotama, Banjar Blanban, I Kedek Mulya Aditya yang mengakui pemahaman nilai-nilai kebangsaan ini sangat penting bagi generasi muda. Apalagi mengetahui Made Urip selalu terjun ke tengah masyarakat, termasuk memberikan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. “Berkat Pak Made Urip kita jadi paham tentang pentingnya 4 Pilar Kebangsaan ini,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Made Urip menjabarkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan seharusnya tidak asing lagi, terutama bagi generasi muda yang seharusnya sudah hapal. Namun sosialisasi kebangsaan ini dianggap sangat penting, karena saat Taufik Kiemas menjadi Ketua MPR merasa khawatir terhadap adanya ancaman dan goncangan negara, baik dari dalam dan luar yang sangat membahayakan bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Termasuk adanya rongrongam dari kelompok radikal yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Akibat tantangan yang sangat serius tersebut, maka muncul pemilkiran agar tidak terjadi disintegrasi bangsa wajib diberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan ke seluruh tanah air sampai ke luar negeri.

Apalagi banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang hidup di luar negeri, seperti Malaysia, Hongkong, Singapura maupun Australia, juga sangat butuh diingatkan kembali pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Dipaparkan, Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu, 4 Pilar Kebangsaaan, yakni Pancasila sebagai dasar negera, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara yang telah menjadi kesepakatan bersama. “Kita ingin membangkitkan kembali, agar betul–betul tahu 4 Pilar Kebangsaan. Saya juga bagikan buku agar bisa dibaca, karena kita tidak bisa lepas dari 4 Pilar Kebangsaan ini,” pungkasnya. Sosialisasi ditutup dengan penyerahan bantuan sembako oleh Made Urip untuk Paiketan Pemangku Desa Adat Petiga. nantama/ksm









