Teknologi dan Otomotif

Motor Kesayangan Terjang Banjir, Begini Cara Aman Merawatnya agar Tetap Prima

Denpasar, PancarPOS | Hujan deras yang mengguyur Bali belakangan ini membuat banyak ruas jalan tergenang air. Di beberapa titik, genangan bahkan menyerupai banjir kecil yang memaksa pengendara sepeda motor tetap nekat melintas. Bagi sebagian orang, berhenti bukan pilihan, apalagi saat terburu-buru menuju kantor atau pulang ke rumah. Namun, di balik keberanian itu terselip risiko besar, yakni motor kesayangan bisa mogok, bahkan rusak jika tidak segera dirawat setelah melewati genangan.

Pagi tadi Made Setiawan, seorang karyawan hotel di Denpasar pernah merasakan paniknya saat motornya tiba-tiba tersendat setelah melewati air setinggi lutut. “Awalnya masih jalan, tapi begitu gas ditarik motor seperti enggan melaju. Untung bisa sampai rumah, tapi besoknya langsung saya bawa ke bengkel,” kenangnya. Pengalaman tersebut membuatnya lebih waspada. Ia kini tak pernah menunda untuk mengecek kondisi motor begitu pulang dari perjalanan yang melewati banjir.

1th#ik-006.16/02/2025

Honda melalui bengkel resmi AHASS memahami keresahan para pengendara. Dalam kampanye perawatannya, Honda mengingatkan pentingnya enam langkah sederhana yang bisa menyelamatkan motor dari kerusakan fatal.

Langkah pertama adalah mencuci motor. Kedengarannya sepele, tapi sisa lumpur yang menempel bisa merusak komponen dan mempercepat karat. Kedua, memeriksa kondisi oli mesin dan oli gardan. Jika warnanya berubah seperti susu, itu tanda air sudah masuk dan harus segera diganti. Ketiga, jangan lupakan sistem kelistrikan. Air yang masuk bisa membuat korsleting sehingga motor rawan mati mendadak di jalan.

Langkah keempat adalah mengecek dan mengeringkan filter udara. Komponen ini vital untuk menjaga tarikan mesin tetap ringan. Kelima, memeriksa pengereman. Rem yang basah bisa berkurang fungsinya, dan itu sangat berbahaya. Terakhir, pastikan knalpot tidak berisi air. Knalpot yang kemasukan air akan membuat suara mesin tersendat bahkan bisa mematikan mesin.

1th#ik-043.29/11/2024

“Banyak pemilik motor yang baru sadar setelah motornya mogok. Padahal, kalau dicek lebih cepat, kerusakan bisa dicegah,” ujar salah satu mekanik AHASS. Karena itu, Honda menganjurkan setiap motor yang baru saja melewati banjir dibawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan menyeluruh.

Perawatan ini bukan hanya soal menjaga mesin tetap prima, tapi juga soal keselamatan. Motor yang sehat akan membuat perjalanan lebih aman, terutama saat kondisi jalan sedang tidak bersahabat. Seperti kata Made, pengalaman motornya hampir mogok di jalan menjadi pelajaran berharga. “Sekarang saya lebih peduli. Lebih baik keluar biaya sedikit untuk servis, daripada keluar banyak karena motor rusak parah,” ujarnya.

Di sisi lain, musim hujan kali ini memang tak bisa dihindari, begitu pula risiko banjir yang sewaktu-waktu datang. Namun, dengan perawatan yang tepat, motor tetap bisa diandalkan. Karena pada akhirnya, sepeda motor bukan hanya alat transportasi, tetapi juga sahabat perjalanan yang layak dirawat dengan sepenuh hati. ama/ksm

Back to top button