Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPariwisata dan HiburanBisa "Makente", Parwisata Bali Diminta Dibuka Paling Telat Akhir Juni 2020

Bisa “Makente”, Parwisata Bali Diminta Dibuka Paling Telat Akhir Juni 2020

“Setengahnya itu bisa makenta (tak bisa makan, red) karena tak bisa bekerja, tak punya uang yang ujung-ujung tak bisa makan,” tegasnya. Tapi di sisi lain, para pengusaha sendiri dampaknya tak sebesar pekerja. Memang pengusaha juga berat, tapi masih punya aset. Karena itu kondisi ini mesti menjadi perhatian pemerintah. “Harus ada terobosan bagaimana Bali yang ekonominya bergantung dari pariwisata bisa bergerak kembali meski secara bertahap dengan tetap mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya, sekaligus menyebutkan saat ini sebagian pekerja sudah dirumahkan dengan pengurangan gaji. Bahkan ada yang sudah tidak bekerja sama sekali. Kalau ini terus berlanjut, maka akan banyak yang stres dan bisa menimbulkan masalah baru.

1th-bn#1/2/2020

“Jadi bukan Covid yang bikin mereka sakit, melainkan eksesnya. Apalagi kalau ini berlanjut terus tanpa ada kepastian. Dapat dibayangkan dalam sebuah keluarga tanpa penghasilan, tak punya uang dan tak bisa kerja,” tambahnya. Satyawira yang puluhan tahun terjun di pariwisata ini bahkan mendapat informasi banyak hotel yang sudah ancang-ancang akan tutup total kalau sampai Juli ini tak bisa operasi. “Mereka bahkan akan tutup sampai Desember, lalu bagaimana nasib pekerjanya. Pengusaha jelas tak mungkin mau mem-PHK karena harus bayar pesangon,” ujarnya. Di sisi lain, Satyawira mengatakan terkait protokol kesehatan sebenarnya pekerja sudah siap karena ada K3 yang sesuai dengan standar ILO. Jadi kuncinya adalah keberanian untuk membuka kembali pariwisata yang menjadi mata pencaharian sebagian besar warga.

Ia juga berharap pengusaha jujur menyampaikan kepada pemerintah kalau sudah tak mampu membayar karyawan. Sehingga ada langkah-langkah strategis yang dilakukan untuk menyelematkan pekerja yang terdampak wabah Corona ini. “Selama ini kan Pak Gubernur tidak tahu, dikira pengusaha itu masih punya uang. Tapi ga ada yang berani ngomong,” tutupnya. tim/ama

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img