Ekonomi dan Bisnis

Sedot 400 Buyer, Kadin Bali Segera Gelar Bali Handicraft International Expo 2020



Denpasar, PancarPOS | Mengusung semangat membangun sinergi bersama pemerintah untuk maju membangun Bali, Kamar Dagang Industri (Kadin) Bali akan melaksanakan Bali Handicraft International Expo pertengahan tahun 2020. Upaya ini sebagai sebuah komitmen untuk menjadi garda terdepan menguatkan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) serta membangun perekonomian Pulau Dewata.

1bl-bn#7/1/2020

Kegiatan tersebut direncanakan akan mendatangkan 400 buyer dari seluruh belahan dunia. Sehingga Bali benar-benar menjadi pintu gerbang bagi dunia internasional sekaligus sebagai etalase bagi Indonesia untuk memasarkan produk UMKM. “Hal ini akan dilakukan Kadin Bali dengan menggelar Bali Handicraft International Expo sebagai ajang pameran produk UMKM bertaraf internasional,” kata Ketua Umum Kadin Bali I Made Ariandi pada acara Kadin Bali Ramah Tamah Tahun Baru 2020 “Sinergi Maju Membangun Bali Bersama Pemprov Bali: Tabah-Jujur-Setia” di Kantor Kadin Bali, Jalan Melati, Denpasar, Sabtu (11/1/2020).

Baca | Agung Manik Danendra Fokus Canangkan Peningkatan PAD Kota Denpasar

Ajang pameran yang akan di gelar di Nusa Dua ini diharapkan semakin menggerakkan dan menggeliatkan ekonomi kreatif, handicraft atau berbagai kerajinan yang digawangi para pelaku UMKM di Bali. Pameran akan diikuti 100 peserta dari Bali, serta mengajak 100 peserta lainnya dari berbagai daerah dan provinsi di Indonesia. “Kami targetkan akan datang 400 buyer internasional untuk membeli produk UMKM ini,” kata Ariandi lantas menambahkan sejauh ini Kadin Bali sudah berkomunikasi dengan 33 Komjen negara lain untuk ikut serta dalam pameran UMKM di Bali ini. “Harapannya Bali jadi pintu gerbang internasional untuk produk UMKM dan pameran ini bisa jadi calendar event seperti Inacraft,” tandas Ariandi.

1bl-bn#5/1/2020

Bali Handicraft International Expo juga sebagai langkah nyata Kadin Bali menjawab harapan Gubernur Bali I Wayan Koster dalam hal penguatan UMKM agar mampu naik kelas dengan memenuhi standar mutu internasional. Selain itu Bali sebagai destinasi pariwisata internasional diharapkan lebih banyak menggelar event internasional. Sekaligus akan berkontribusi untuk pariwisata dan peningkatan perekonomian Bali secara umum dengan adanya multiflier efek dari event tersebut. “Pesan Pak Gubernur agar irit dengan devisa. Kalau pameran ke luar negeri kan lebih mahal. Jadi kita buat pameran UMKM di Bali dengan mendatangkan buyer internasional. Ini juga positif untuk pariwisata Bali,” papar Ariandi. eja/jmg

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close