Ketua DPRD Badung Hadiri Ngaben dan Nyekah Massal Desa Adat Bualu
Dukung Pelestarian Tradisi Bali

Badung, PancarPOS | Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri pelaksanaan Karya Ngaben dan Nyekah Massal yang digelar Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Minggu (2/8/2026). Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, dan budaya Bali yang terus dijaga oleh masyarakat.
Upacara suci yang berlangsung di kawasan Ex Tragia, Desa Bualu, Kelurahan Benoa, diikuti dengan penuh khidmat oleh krama Desa Adat Bualu serta keluarga peserta karya. Rangkaian prosesi berlangsung sesuai tata cara dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Anggota DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Karyana, I Wayan Sukses, dan I Made Retha, Camat Kuta Selatan I Kadek Laksana, Lurah Benoa I Wayan Karang, jajaran prajuru desa adat, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Kehadiran Ketua DPRD Badung bersama Bupati Badung menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga eksistensi budaya Bali di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, pelaksanaan Ngaben dan Nyekah Massal tidak hanya memiliki makna spiritual sebagai penghormatan kepada leluhur, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong, persatuan, dan kebersamaan masyarakat adat.
Melalui pelaksanaan karya secara massal, masyarakat dapat saling membantu sehingga beban biaya upacara menjadi lebih ringan tanpa mengurangi kesakralan maupun makna yadnya yang dijalankan.
Kegiatan tersebut juga menjadi bukti kuatnya komitmen krama Desa Adat Bualu dalam mempertahankan warisan budaya leluhur sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat melalui semangat menyama braya.
Pemerintah Kabupaten Badung berharap tradisi luhur seperti Ngaben dan Nyekah Massal dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya Bali yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. mas/ama/*









