Nasional

Dari Penebang Kayu ke Pemandu Ekowisata, Ritno Kurniawan Ubah Wajah Desa Nyarai


Padang Pariaman, PancarPOS | Transformasi ekonomi berbasis lingkungan kembali menunjukkan wajah nyatanya. Di Desa Sejahtera Astra Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, perubahan besar tidak lahir dari kebijakan besar, melainkan dari langkah sederhana seorang warga desa, Ritno Kurniawan.

Dahulu, seperti sebagian besar masyarakat di desanya, Ritno menggantungkan hidup dari aktivitas penebangan kayu di kawasan hutan. Aktivitas tersebut menjadi pilihan utama, meskipun menyimpan risiko tinggi terhadap keselamatan serta ancaman nyata terhadap kelestarian lingkungan di kawasan lindung Bukit Barisan.

1th#ik-001.1/3/2026

Namun kini, arah hidupnya berubah drastis. Ritno justru menjadi salah satu penggerak utama Desa Sejahtera Astra Nyarai dalam mengembangkan ekowisata berbasis komunitas yang tidak hanya menjaga alam, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat setempat.

Pada masa sebelumnya, sebagian besar masyarakat desa memperoleh penghasilan dari aktivitas penebangan kayu dengan pendapatan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut, dengan frekuensi rata-rata tiga kali dalam seminggu. Penghasilan yang terbatas tersebut tidak sebanding dengan risiko yang dihadapi setiap harinya.

Melihat potensi alam Nyarai yang menyimpan keindahan luar biasa, mulai dari jalur trekking, lubuk dan kolam alami, hingga potensi arung jeram, Ritno mulai mendorong perubahan. Ia mengajak masyarakat untuk melihat hutan bukan lagi sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai aset wisata yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

1th#ik-001.1/1/2026

Pendekatan yang dilakukan tidak instan. Dengan cara persuasif dan pendampingan langsung di lapangan, masyarakat secara bertahap mulai membuka diri terhadap peluang baru dalam pengelolaan potensi wisata alam.

“Kawasan Nyarai yang berada di wilayah Bukit Barisan I merupakan kawasan dengan potensi wisata alam yang besar. Sebelumnya sekitar 80 persen masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas penebangan kayu dengan risiko tinggi terhadap keselamatan serta dampak kerusakan lingkungan yang signifikan. Dengan pendampingan yang konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata. Penghasilan rata-rata kini mencapai Rp400 hingga Rp500 ribu per minggu,” ujar Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai, Ritno Kurniawan.

Perubahan tersebut mulai terasa seiring hadirnya dukungan dari program Desa Sejahtera Astra. Program ini tidak hanya memberikan penguatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga menyediakan peralatan pendukung serta mendorong pengembangan atraksi wisata baru seperti arung jeram.

1th#ik-006.16/02/2025

Dalam waktu relatif singkat, sekitar tiga bulan, masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pemahaman mengenai standar pengelolaan pariwisata mulai mampu beradaptasi. Mereka mengembangkan keterampilan sebagai pemandu wisata alam secara profesional, bahkan hingga mencapai standar sertifikasi.

Saat ini, tercatat sebanyak 45 pemandu arung jeram aktif beroperasi di kawasan tersebut. Tidak hanya itu, lebih dari 100 masyarakat terlibat langsung dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang di antaranya menjadi pengurus inti.

Transformasi ini bukan sekadar perubahan pekerjaan, melainkan perubahan paradigma. Masyarakat yang sebelumnya bergantung pada aktivitas penebangan kayu kini beralih menjadi pelaku utama dalam ekowisata yang berkelanjutan.

Seiring meningkatnya aktivitas wisata, ekosistem ekonomi desa pun ikut berkembang. Kehadiran homestay, layanan pemandu wisata, serta berbagai usaha pendukung lainnya mulai tumbuh dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

1th#ik-006.02/02/2025

Peningkatan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, termasuk dari Malaysia, semakin memperkuat fondasi ekonomi desa. Desa Nyarai kini tidak hanya dikenal sebagai kawasan hutan, tetapi juga sebagai destinasi wisata alam yang menjanjikan.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Astra dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal. Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, mereka tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan,” ujarnya.

1th#ik-001.5/1/2024

Ke depan, pengembangan Desa Sejahtera Astra Nyarai diharapkan terus memperkuat ekosistem ekonomi desa berbasis pariwisata alam berkelanjutan. Model ini dinilai mampu menjadi contoh bagaimana pengelolaan potensi lokal dapat memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan lingkungan.

Semangat Astra dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui kolaborasi multipihak juga sejalan dengan cita-cita besar untuk Sejahtera Bersama Bangsa. Selain itu, langkah ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs di Indonesia.

Transformasi Desa Nyarai menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil. Dari aktivitas yang merusak hutan, kini masyarakat justru menjadi penjaga alam. Dari penghasilan yang tidak menentu, kini mereka memiliki sumber ekonomi yang lebih stabil dan berkelanjutan. ama/ksm


Back to top button