Badung, PancarPOS | Lima tahun bukan sekadar angka bagi BWork Bali. Dari sebuah coworking space yang lahir di Canggu pada Januari 2021, BWork Bali kini menjelma menjadi simpul penting komunitas profesional global di Bali. Momentum ulang tahun kelima ini ditandai dengan langkah ekspansif: dibukanya BWork Bali Uluwatu, yang memperluas jangkauan komunitas kerja berbasis kolaborasi dari Bali bagian tengah hingga selatan.
Sejak awal berdiri, BWork Bali tidak memposisikan diri sebagai ruang kerja biasa. Konsep yang dibangun lebih dalam: menciptakan ekosistem kerja jangka panjang bagi digital nomad, pekerja jarak jauh, pendiri startup, hingga profesional global yang memilih Bali bukan hanya sebagai destinasi singgah, tetapi sebagai tempat hidup dan bertumbuh. Tiga pilar utama—productivity, network, dan wellness—menjadi fondasi yang terus dijaga konsistensinya selama lima tahun terakhir.
Dalam kurun waktu tersebut, BWork Bali Canggu mencatat lebih dari 8.500 anggota aktif yang berasal dari 65 negara. Angka ini menempatkan BWork sebagai salah satu coworking space berbasis komunitas terbesar di Bali. Namun, pertumbuhan ini tidak semata diukur dari jumlah anggota, melainkan dari dinamika interaksi, kolaborasi, dan rasa memiliki yang tumbuh di dalam komunitasnya.
BWork Bali berkembang bersama penggunanya. Salah satu gambaran nyata adalah keterlibatan aktif anggota komunitas seperti Anton, yang secara konsisten memimpin sesi mingguan Startup Growth Mastermind. Forum ini menjadi ruang diskusi terbuka antar pendiri startup dan profesional, tempat berbagi tantangan, pencapaian, kegagalan, hingga strategi pengembangan bisnis dalam suasana yang setara dan saling mendukung. Aktivitas semacam ini mempertegas identitas BWork Bali sebagai ruang kerja yang hidup, bukan sekadar fasilitas fisik.
Perayaan lima tahun perjalanan BWork Bali sekaligus menjadi momen refleksi atas fondasi yang telah dibangun di Canggu. Dari sana, ekspansi ke Uluwatu bukanlah langkah spekulatif, melainkan respons terhadap perubahan lanskap kerja global dan perkembangan kawasan Bali Selatan yang kian diminati profesional internasional. Uluwatu kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kawasan hunian dan kerja bagi komunitas global yang mencari keseimbangan antara profesionalisme dan kualitas hidup.
Kehadiran BWork Bali Uluwatu memperluas jejaring komunitas BWork ke wilayah Bali Selatan, sekaligus menandai fase pertumbuhan berikutnya. Lokasi baru ini dirancang lebih besar dan lebih komprehensif, dengan kapasitas coworking hingga 500 kursi. Selain area kerja bersama, tersedia pula private office bagi startup, bisnis yang sedang bertumbuh, maupun tim profesional yang membutuhkan ruang kerja dedicated dalam jangka panjang.
Bali sendiri terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat digital nomad terkemuka di dunia. Kombinasi iklim, budaya, konektivitas global, serta ekosistem gaya hidup menjadikan Bali magnet bagi pekerja jarak jauh. Dalam konteks ini, BWork Bali mengambil peran strategis dengan menghadirkan ruang kerja yang mendukung rutinitas profesional berkelanjutan, bukan sekadar coworking space untuk kunjungan singkat.
Keunggulan BWork Bali Uluwatu terletak pada pendekatan holistik terhadap kebutuhan digital nomad modern. Selain fleksibilitas profesional dan kebebasan spasial, keseimbangan personal menjadi perhatian utama. Area Uluwatu yang lebih luas memungkinkan integrasi fasilitas pendukung yang lebih lengkap, mulai dari mini gym, studio pilates dan yoga, fasilitas bouldering, hingga kolam renang outdoor yang terintegrasi dalam ritme kerja harian.
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran paradigma kerja global, di mana produktivitas tidak lagi dipisahkan dari kesehatan fisik dan mental. Di BWork Bali Uluwatu, aktivitas kerja, olahraga, dan wellness dirancang berjalan berdampingan secara alami, tanpa harus saling mengorbankan.
Operational Manager BWork Bali, Vincentia, menegaskan bahwa kehadiran BWork Bali Uluwatu ditujukan bagi individu maupun organisasi yang mengedepankan keseimbangan kerja dan kehidupan yang berkelanjutan. Menurutnya, ruang kerja masa kini harus mampu menjawab kebutuhan profesional yang semakin kompleks.
“BWork Bali Uluwatu kami siapkan sebagai ruang kerja di mana aktivitas kerja, wellness harian, dan aktivitas fisik dapat berjalan berdampingan secara alami. Dengan begitu, anggota dapat menjaga produktivitas sekaligus kesejahteraan sebagai bagian dari rutinitas sehari-hari,” ujarnya.
Melalui ekspansi ini, BWork Bali mempertegas perannya sebagai bagian dari ekosistem kerja global di Bali yang terus berkembang. Lebih dari sekadar menyediakan meja dan koneksi internet, BWork Bali membangun komunitas yang mendorong pertumbuhan profesional, kolaborasi lintas budaya, serta keseimbangan hidup dalam jangka panjang.
Di balik pengembangan BWork Bali, terdapat peran Daewoong Group, perusahaan global di bidang healthcare yang mengusung filosofi WIN-WIN-WIN—mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi individu, pelanggan, dan masyarakat. Melampaui sektor farmasi, Daewoong mengembangkan ekosistem kesehatan terintegrasi yang mencakup pencegahan, gaya hidup, dan wellness.
Di Bali, melalui Daewoong Bio Indonesia, Daewoong membangun ekosistem wellness berbasis gaya hidup yang terintegrasi. Ekosistem ini mencakup coworking space BWork, coliving BLive, wellness center BFriends, vila BNesta, klinik estetika NuLook, Munduk Wellness Resort, hingga AlamKulKul Resort. Seluruh inisiatif ini berkontribusi pada penguatan posisi Bali sebagai destinasi global berbasis wellness dan gaya hidup berkelanjutan.
Dengan langkah ekspansi ke Uluwatu, BWork Bali tidak hanya merayakan lima tahun perjalanan, tetapi juga menegaskan arah masa depan: membangun ruang kerja yang relevan dengan perubahan zaman, berakar pada komunitas, dan selaras dengan keseimbangan hidup di Pulau Dewata.;sta/ama/kel






