Daerah

Walikota Jaya Negara Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta Ahli Waris Ida Sira Mpu Nabe Dharma

Bentuk Perhatian Kepada Pemuka Agama


Denpasar, PancarPOS | Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris almarhum Ida Sira Mpu Nabe Dharma Sunu, seorang Sulinggih dari Griya Sira Mpu Pande, Desa Adat Tonja, Selasa (8/9/2026) sore.

Santunan kematian yang diserahkan tersebut mencapai Rp42.000.000. Penyerahan ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada para pemuka agama yang telah menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan tersebut, Jaya Negara menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia berharap santunan yang diterima dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Denpasar mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu merealisasikan Santunan Kematian ini. Semoga dapat membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Jaya Negara.

Menurut Jaya Negara, pemberian santunan kepada pemuka agama merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.

Ia menegaskan, perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat diberikan secara merata kepada seluruh pemuka agama di Kota Denpasar.

“Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi untuk mengikutsertakan para pemuka agama, tidak hanya dari agama Hindu. Harapannya, jika terjadi kedukaan seperti ini, santunan dapat sedikit meringankan beban keluarga,” kata Jaya Negara.

Jaya Negara juga menegaskan bahwa komitmen tersebut berlaku bagi pemuka agama dari seluruh agama yang ada di Indonesia, yakni Hindu, Islam, Kristen, Katolik, Buddha, dan Konghucu.

Dengan adanya perlindungan tersebut, Pemkot Denpasar berharap para pemuka agama dapat menjalankan tugas dan pengabdiannya di tengah masyarakat dengan lebih tenang. Program jaminan sosial ketenagakerjaan juga diharapkan memberikan kepastian perlindungan bagi keluarga apabila terjadi risiko sosial, termasuk ketika peserta meninggal dunia.

Penyerahan santunan secara simbolis tersebut turut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bali Denpasar Adventus Edison Souhuwat, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar drh. I Gusti Ayu Ngurah Raini, serta perwakilan OPD terkait.

Pemkot Denpasar bersama BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendorong perluasan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan, termasuk para pemuka agama lintas agama di Kota Denpasar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas sekaligus memastikan para pemuka agama dan keluarganya mendapatkan manfaat ketika menghadapi risiko yang tidak diharapkan. mas/ama/*


Back to top button