Politik dan Sosial Budaya

Komisi III DPRD Badung Evaluasi Pendapatan dan Air Bersih Tirta Mangutama


Badung, PancarPOS | Komisi III DPRD Kabupaten Badung tancap gas mengawal dua sektor krusial sekaligus: optimalisasi pendapatan daerah dan pelayanan air bersih. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang digelar di Ruang Rapat Gosana II, Sekretariat DPRD Badung, Senin (6/4/2026).

Rapat kerja yang berlangsung maraton ini menjadi ajang evaluasi tajam terhadap kinerja perangkat daerah, sekaligus merumuskan langkah strategis untuk menjawab tantangan pelayanan publik di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat Badung.

Dipimpin langsung Ketua Komisi III DPRD Badung, I Made Ponda Wirawan, Raker ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III I Wayan Sandra, Sekretaris I I Made Suryananda Pramana, Sekretaris II I Made Retha, serta anggota Komisi III lainnya yakni Made Sumerta, I Gusti Ngurah Shaskara, Nyoman Karyana, dan I Gede Aryantha.

Sesi pertama dimulai pukul 10.00 WITA hingga 12.30 WITA bersama Kepala Bapenda Kabupaten Badung. Dalam forum ini, Komisi III secara tegas menyoroti strategi peningkatan pendapatan daerah, termasuk evaluasi capaian target yang dinilai harus terus dioptimalkan di tengah dinamika ekonomi daerah. DPRD menekankan bahwa inovasi dan intensifikasi pajak daerah menjadi kunci menjaga stabilitas fiskal Badung.

Tidak berhenti di situ, Raker dilanjutkan pada pukul 13.00 WITA hingga 15.30 WITA bersama jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama. Fokus pembahasan bergeser pada isu vital: pelayanan air bersih. Komisi III menyoroti pentingnya peningkatan kualitas distribusi, penguatan infrastruktur, serta jaminan keberlanjutan suplai air bagi masyarakat.

Hadir dalam pertemuan tersebut Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Ketut Gede Sunarta, serta Direktur Utama I Wayan Suyasa bersama jajaran manajemen.

Dalam pernyataannya, Ketua Komisi III DPRD Badung, I Made Ponda Wirawan, mengungkapkan bahwa salah satu terobosan strategis yang dibahas adalah pembangunan reservoir di kawasan perumahan. Langkah ini dinilai sebagai solusi konkret untuk memperluas jangkauan pelayanan air bersih.

“Perumda Air Minum Tirta Mangutama dapat membangun reservoir di perumahan-perumahan dengan memanfaatkan fasilitas umum yang telah diserahterimakan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Badung. Ini untuk menyediakan sekaligus meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih kepada masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci utama dalam merealisasikan program tersebut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya di kawasan permukiman yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Raker ini menjadi sinyal kuat bahwa DPRD Badung tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan secara administratif, tetapi juga aktif mendorong solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dari pendapatan daerah hingga air bersih, semua dibedah secara komprehensif demi memastikan Badung tetap menjadi daerah yang maju, berdaya saing, dan berpihak pada kebutuhan rakyat. mas/ama/*


Back to top button