Politik dan Sosial Budaya

Gelontor Bantuan UPPO Senilai Rp600 Juta, Made Urip: Jangan Malu Jadi Petani


Badung, PancarPOS | Kunjunan Kerja (Kunker) sekaligus agenda Reses Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., bersama Ketua DPRD Badung, Dr.Drs. I Putu Parwata MK. MM., menyerahkan secara simbolis bantuan Program UPPO tahun 2020 di Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Kelompok Ternak Banteng Ireng, Abiansemal, Badung, Minggu (28/2/2021). Penyerahan sekaligus peninjauan bantuan senilai total Rp600 juta tersebut, digelontorkan untuk tiga kelompok ternak, yakni Kelompok Ternak Banteng Ireng Banjar Juwet, Abiansemal, Kelompok Ternak Sapi Sangkah Pageh Desa Angantara dan Kelompok Ternak Lembu Buana Mukti Belok Sidan, Petang. Pada kesempatan itu, juga hadir menyaksikan Ketua Komisi I DPRD Badung, Wayan Regep, SH., bersama Anggota Fraksi PDIP DPRD Badung, I Gede Suardana, dan Ni Putu Sekarini, SH., beserta Ketua Ganti Badung, I Nyoman Bagiana serta Perbekel dan Bendesa Adat Abiansemal.

3bl#ik-10/2/2021

Salah satu penerima bantuan, Ketua Kelompok Ternak Banteng Ireng I Ketut Sutawa mengaku sangat kagum dengan perhatian dan bantuan Made Urip yang sangat menyentuh langsung para kelompok tani ternak. “Kami hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada Bapak Made Urip, termasuk Pak Ketua DPRD Badung yang telah memberi bimbingan dan bantuan UPPO. Kami berharap ke depan bisa terus dibantu,” ungkapnya. Di sisi lain, Putu Parwata yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung menegaskan Made Urip sebagai senior partai sangat memperhatikan para petani dan paling tepat menjadi Menteri Pertanian. “Kita harap agar partai memberikan penghargaan itu. Buktinya bantuan UPPO ini sungguh luar biasa dan kita harapkan beliau bisa menjadi menteri,” ucapnya, seraya meminta agar bantuan ini digunakan dengan baik, apalagi saat pandemi Covid-19. “Semoga bantuan UPPO ini bisa membantu petani, termasuk masyarakat di Abiansemal bisa juga mendapat manfaat dengan baik,” imbuhnya.

Wayan Regep selaku Penasehat Ganti (Gerakan Nelayan Tani Indonesia) Badung menyampaikan agar bantuan Made Urip ini bisa terus berlanjut sebagai bentuk perjuangan aspirasi petani dan kelompok ternak di Badung. “Mudah-mudahan pariwisata kembali menggeliat, sehingga kembali banyak bantuan yang bisa diberikan kepada masyarakat,” katanya singkat. Sementara itu, Made Urip merasa bangga bisa bertatap muka dengan kelompok tani dan ternak, sekaligus ditemani Ketua DPRD Badung bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Badung. Menurutnya, bantuan yang direalisasikan tahun 2020, karena pandemi Covid-19 baru bisa diserahkan secara simbolis tahun 2021 ini. Untuk Kabupaten Badung mendapat bantuan UPPO untuk tiga kelompok ternak yang sudah dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu, akan dilanjutkan dengan usulan pelatihan Bimtek yang sudah dilakukan di Karangasem untuk pengembangan vanili dan porang yang sedang naik daun dengan pasar ekspor ke Jepang dan Korea, termasuk vanili yang harga keringnya melonjak hingga Rp3,5 juta.

1bl-bn#7/1/2020

“Karena itu, untuk Bimtek di Badung rencananya akan khusus soal teknis pengelolaan pupuk organik. Nanti tiga kelompok ini bisa diberikan Bimtek soal itu dan sudah ada anggaran Rp100 juta,” papar Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian, Ketahanan Pangan, Kehutanan dan Lingkungan Hidup tersebut, sembari meminta agar kelompok ternak ini serius menekuni sektor pertanian, karena selama pandemi sektor pariwisata di Bali sangat terpukul. Untungnya sektor pertanian ternyata masih kuat ditopang oleh subak abian dan subak basah. Apalagi Badung memiliki potensi luar biasa di sektor pertanian. “Saya harap mari kita jaga ketahanan pangan kita. Memang pandemi ini memberikan pelajaran, karena buget anggaran kita jeblok,” ungkap Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini. Bahkan, dikatakan anggaran di sektor pertanian tahun 2021 sudah direfokusing hampir Rp76 triliun, sehingga banyak program yang dipangkas, seperti bantuan UPPO dan program yang lain.

“Saya harap jika ada aspirasi program dan kebutuhan lainnya, silahkan diajukan. Kita akan bangun sektor pertanian di Badung utara ini, sebagai kawasan konservasi yang perlu kita jaga. Misalnya butuh bibit bisa kita bantu,” tandas politisi senior asal Desa Tua, Marga, Tabanan ini, sekaligus meminta agar bantuan yang diterima nantinya dimanfaatkan dengan baik, terutama bantuan UPPO ini, karena akan dievaluasi dan harus dipertanggungjawabkan dengan baik. “Jika petani maju, saya juga bangga berhasil memperjuangkan bantuan yang bisa digunakan dengan baik, dan kita akan terus perjuangkan bantuan lainnya. Jadi jangan malu-malu lagi jadi petani, apalagi di masa Covid-19 harus menjaga ketahanan pangan minimal untuk kebutuhan rumah tangga,” tutup MU yang akrab dikenal sebagai Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button