Olahraga dan Pendidikan

Dr. Togar Situmorang: Arahan Jaksa Agung Membakar Semangat Gojukai Indonesia Menuju Kejuaraan Dunia di Jepang


Jakarta, PancarPOS | Dr. Togar Situmorang, tokoh Komda Gojukai Bali, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya kepada Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Karate-Do Gojukai Indonesia. Hal tersebut diungkapkan dalam acara pelepasan kontingen Karate-Do Gojukai Indonesia menuju The 8th Karate-Do Gojukai Global Championships Japan 2025, yang digelar di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jumat siang.

“Sebagai insan Gojukai Bali, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jaksa Agung ST Burhanuddin. Kepedulian beliau sebagai Ketua Dewan Pembina benar-benar menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal di ajang dunia. Arahan dan dukungan beliau hari ini sungguh membakar semangat Gojukai Indonesia untuk berjuang mengharumkan nama bangsa,” ujar Togar Situmorang.

Kuasa hukum Warga Perumahan, Dr. Togar Situmorang. (foto: ist)

Dalam sambutannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan arahan penuh makna kepada seluruh kontingen, menyampaikan empat pesan penting sebagai bekal menghadapi kejuaraan dunia. Ia menekankan bahwa karate bukan hanya persoalan teknik dan kekuatan, melainkan soal karakter, kesabaran, konsistensi, dan pengendalian emosi.

“Pegang teguh nilai-nilai Karate-Do. Jadikan ajang ini sebagai ujian karakter diri, bukan hanya soal menang atau kalah,” pesan Burhanuddin.

Lebih lanjut, Jaksa Agung menegaskan pentingnya menjaga martabat bangsa. Para atlet, menurutnya, adalah duta budaya yang membawa kehormatan Indonesia di mata dunia. “Tunjukkan bahwa karate Indonesia adalah perwujudan jiwa nasionalisme yang tinggi. Jepang, tempat berlangsungnya kejuaraan, akan menjadi medan uji sejati bagi kalian semua,” tegasnya.

Advokat Dr. Togar Situmorang. (foto: gar)

Ia juga mengingatkan bahwa kemenangan hanyalah bonus. Yang terpenting adalah sportivitas dan pengabdian kepada bangsa. “Jangan takut kalah. Yang harus ditakuti adalah jika kalian tidak memberi yang terbaik. Gelar juara hanyalah bonus. Yang utama adalah sportivitas, tekad, dan pengabdian kepada bangsa,” ujarnya memotivasi.

Di akhir sambutannya, Burhanuddin menyampaikan pesan yang menggugah hati: “Bertandinglah dengan penuh semangat dan kebersihan hati. Taat pada pelatih, jaga kesehatan, dan bawa pulang kebanggaan untuk Tanah Air. Jayalah Gojukai Indonesia!”

Dr. Togar Situmorang menilai arahan Jaksa Agung ini menjadi suntikan moral yang sangat penting bagi para atlet, pelatih, dan seluruh pengurus. “Arahan beliau tidak hanya untuk kontingen, tapi juga bagi kami di daerah. Ini adalah momen kebangkitan Gojukai Indonesia menuju prestasi dunia. Kami di Bali siap mendukung penuh perjuangan ini,” tambah Togar.

Advokat Dr. Togar Situmorang , SH,, MH., MAP., CMED., CLA. (foto: ist)

Acara pelepasan kontingen ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Kejaksaan Agung, di antaranya Leonard Eben Ezer Simanjuntak (Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI sekaligus Ketua Umum Gojukai Indonesia), Reda Manthovani (Jaksa Agung Muda Intelijen), Asep N. Mulyana (Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum), dan Mayjen TNI M. Ali Ridho (Jaksa Agung Muda Pidana Militer).

Momentum pelepasan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia olahraga dan lembaga penegakan hukum dapat berjalan harmonis dalam mengangkat nama Indonesia di kancah internasional. Semangat nasionalisme yang dikobarkan melalui ajaran Karate-Do Gojukai diharapkan mampu membawa kontingen Indonesia mengukir prestasi gemilang di Negeri Sakura. gar/ama/kel


Back to top button