1.373 Peserta Lolos Seleksi Mandiri UTBK Universitas Udayana, Pengumuman Kelulusan Bisa Dicek di Sini!

Denpasar, PancarPOS | Universitas Udayana (Unud) resmi mengumumkan hasil seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri, Jumat (18/7/2025) sore. Dari total daya tampung sebanyak 2.429 kursi, sebanyak 1.373 peserta dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap registrasi sebagai calon mahasiswa baru Tahun Akademik 2025/2026.
Fakultas Kedokteran, khususnya Program Studi Sarjana Kedokteran, kembali menjadi program studi terfavorit dalam seleksi ini. Posisi favorit kedua ditempati oleh Fakultas Hukum dengan peminatan tinggi pada Program Studi Sarjana Ilmu Hukum.
Pengumuman kelulusan dilakukan secara daring mulai pukul 16.00 Wita melalui laman resmi yang bisa dicek di https://utbk.unud.ac.id/. Peserta dapat mengakses hasil seleksi dengan menggunakan username dan password yang sama saat melakukan pendaftaran.
Bagi peserta yang dinyatakan lulus, diwajibkan melaksanakan proses registrasi Uang Kuliah Tunggal (UKT) melalui laman yang sama. Proses pengisian formulir UKT dan unggah dokumen pendukung dapat dilakukan sejak tanggal 18 hingga 22 Juli 2025.
Rektor Universitas Udayana, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, ST., Ph.D., menyampaikan bahwa seleksi jalur mandiri ini merupakan bagian dari kebijakan untuk memberi kesempatan lebih luas bagi peserta yang belum berhasil di jalur SNBP maupun SNBT. “Kami sediakan kuota 30 persen dari total penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri,” ujar Rektor Unud.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil lolos dan mengimbau agar mereka segera melengkapi proses pendaftaran dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Udayana.
Sementara itu, bagi peserta yang belum berhasil lolos, Unud masih membuka peluang melalui Seleksi Mandiri Pemenuhan Daya Tampung Tahun 2025. Mekanisme seleksi ini memungkinkan peserta menggunakan hasil tes UTBK Mandiri sebelumnya untuk ikut perangkingan pada program studi yang masih memiliki kuota.
“Jangan menyerah, tetap semangat. Masih ada kesempatan untuk bergabung melalui seleksi lanjutan,” tutup Prof. Sudarsana. ama/ksm









