Politik dan Sosial Budaya

Resmikan “Jalan Banteng”, Made Urip: Pancasila Tidak Hanya Diucapkan, Elit Harus Beri Teladan!


Tabanan, PancarPOS | Bertepatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2021, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., meresmikan “Jalan Banteng” sebagai jalan usaha tani dan jaringan irigasi di Subak Padangakitan, Desa Petiga, Marga, Tabanan, Selasa (1/6/2021). Peresmian jalan beton yang menghubungkan jalan utama di Petiga Kangin dengan Jalan Desa Marga sepanjang 1,5 Km ini, diawali dengan pemelaspasan jalan bersama Anggota DPRD Tabanan I Gede Oka Winaya, SE., yang akrab dikenal Oka Oke didampingi Perbekel Desa Tua I Wayan Budiarta Putra, Perbekel Desa Petiga I Wayan Sugita beserta Krama subak menyaksikan langsung peresmian jalan. Akses jalan subak selebar 2 meter yang dibeton bagian pinggir kiri dan kanan dua arah itu, sudah mulai dikerjakan dari 18 Desember 2020 dan sudah berjalan hampir rampung hingga diresmikan oleh Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U tersebut.

1bl#ik-29/5/2021

Jalan Banteng ini, juga sebagai wujud Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong menuju Indonesia Maju dengan bekerja konkrit untuk mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat. Seperti diungkapkan Ketua Tim UPKK (Unit Pelaksana Kegiatan Kerja) Subak Gangsang, Tempek Padangakitan, I Wayan Suwitanaya, SH., menyampaikan terimakasih kepada Made Urip bersama Oka Winaya yang telah mengawal tuntas bantuan jalan dan irigasi subak ini. “Kami memiliki wakil yang sangat memperhatikan kepentingan masyarakat di bawah. Seperti jalan subak yang dapat diwujudkan secara swadaya melalui pendekatan dengan Pak Made Urip bersama Pak Gede Oka serta Perbekel Tua dan Petiga berkolaborasi mewujudkan jalan subak ini. Ke depan agar terus dikawal, sehingga jalan bisa tembus tanpa hambatan ke ujung subak,” harap Bendesa Adat Banjar Cau terpilih tersebut, seraya mengakui seluruh krama subak bisa tersenyum, karena akses jalan jauh lebih mudah. Apalagi jaringan irigasi bisa tersambung dengan Subak Gangsang dengan beberapa tempek subak dibantu Rp75 juta oleh Gede Oka Winaya.

1th#ik-10/5/2021

Sementara itu, Kelian Subak Tempek Padangakitan I Wayan Sujendra bersama I Made Sarga, mewakili seluruh krama subak mengaku terwujudnya jalan usaha tani dan jaringan irigasi tersier yang menghabiskan dana Rp100 juta ditambahkan anggaran irigasi berkat dukungan Made Urip dan Oka Winaya yang diresmikan saat merayakan Hari Lahir Pancasila bisa diwujudkan sampai tuntas. “Nama Jalan Banteng ini, karena dari asal subak filosofinya sapi. Kami bisa sekolahkan anak-anak juga karena sapi atau banteng ini. Jadi agar mereka ingat selalu dengan banteng,” bebernya, sembari merasa sangat berbahagia karena bertepatan di Hari Lahir Pancasila mampu mewujudkan jalan dan irigasi subak. “Kami mengucapkan terimakasih banyak dan yang sebesar-besarnya kepada Pak Made Urip bersama Pak Gede Oka Winaya yang telah hadir membantu merealisasi jalan dan irigasi subak ini,” imbuhnya.

1bl#ik-5/3/2021

Di sisi lain, Gede Oka Winaya yang juga Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Marga menyebutkan bantuan Made Urip sangat melimpah di Subak Padangakitan. Terbukti jalan dan irigasi subak ini telah terealisasi, juga berkat Made Urip yang terpilih lima periode di DPR RI dengan total 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ketujuh suara terbanyak nasional. “Krama subak juga secara swadaya dan bergotong royong ikut mewujudkan bantuan ini, dan bertepatan dengan 1 Juli di Hari Lahir Pancasila diberinama Jalan Banteng. Tidak lupa juga apapun program ke depan akan dibantu diwujudkan bersama Bapak Made Urip,” paparnya. Saat itu, Made Urip mengaku Jalan Banteng ini merupakan wujud Pancasila dalam Tindakan, dengan bergotong royong membangun jalan usaha tani dan jaringan irigasi untuk mendapat keadilan infrastruktur buat petani dan kaum Marhaen. Bantuan ini bentuk bukti konkrit yang dikerjakan oleh M-U sebagai pengejawantahan dari nilai-nilai Pancasila. “Pancasila tidak cukup hanya diucapkan, tapi harus dikerjakan dalam bentuk program-program konkret di lapangan. Keadilan ini juga harus ditegakkan bagi rakyat kecil, dan elite harus beri teladan pada rakyat!,” papar M-U.

1th-ksm#5/2/2021

Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang kali ini membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup itu, juga merasa berbahagia bisa betemu lagi di bale subak untuk meresmikan jalan yang sejak lama dicita-citakan krama subak. Dikatakan Jalan Banteng dan jaringan irigasi tersier ini terwujud dengan sangat bagus sebagai investasi yang sangat berguna untuk meningkatkan aktifitas krama subak. “Jalan Banteng ini agar dipelihara dengan baik, sehingga aktifitas subak ini bisa berjalan dengan baik termasuk menjaga hubungan Desa Tua dan Petiga yang harus dibina terus menerus,” tandas Anggota Badan Hubungan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI asal Desa Tua, Marga, Tabanan ini. Apalagi dikatakan, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bersejarah yang akan diingat terus untuk meresmikan Jalan Banteng ini. “Jadi 1 Juni ini jadi momentum yang sangat tepat untuk meresmikan jalan dan irigasi subak ini. Saya juga akan prioritaskan bantuan untuk Subak Padangakitan bersama Gede Oka nanti,” tutupnya. ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close