Bermain Layangan, PLN Himbau Jauhi Jaringan Listrik dan Jangan Diinapkan

Denpasar, PancarPOS | Memasuki musim layangan di Bali yang puncaknya pada bulan Juli hingga Agustus, PLN UID Bali menghimbau bermain layangan di tempat yang aman. Lokasi bermain layangan yang aman jauh dari jalur jaringan aliran listrik, serta jangan diinapkan. Sebab selama ini ganguan listrik akibat adanya bermain menginapkan layangan cukup tinggi dan biasanya terjadi pada setiap subuh.

Hal itu ditegaskan, Manager Komunikasi PLN UID Bali, I Made Arya mengakui layang-layang di Bali dikatakan sebagai penyumbang gangguan, dan untuk para pemain yang ingin mengambil layangannya akibat tersangku, pihaknya menyarankan jangan diambil sendiri ketika layangan tersangkut di kabel listrik, pemain layangan bisa menghubungi call center PLN 123 atau melalui aplikasi New PLN Mobile. “Kami sangat peduli pada komunitas layangan apalagi mereka bisa bermain ditempat aman dan aman juga untul keramian,’ paparnya.
Lanjut Made Arya mengatakan tingkat gangguan listrik akibat layang-layang terus meningkat hingga 300 persen dari tahun 2019 hingga tahun 2020. “Kami sangat mengharapkan untuk kepentingan bersama untuk tahun 2021 untuk ganguan listrik akibat layangan bisa diturunkan, dan kita PLN pada dasarnya tidak melarang masyarakat Bali bermain layangan,” harapnya, seraya mengatakan, saat ini pihaknya sedang berusaha menjajaki pertemuan dengan komunitas layangan di Bali, untuk membahas hobi mereka agar tidak merugikan kepentingan orang banyak.

“Kami ingin sekali bertemu dengan para tokoh-tokoh layangan untuk bisa memberikan edukasi sekaligus juga kami akan carikan sponsor untuk menjadi bagian pelestarian budaya Bali,” tuturnya. tra/ama









