Ekonomi dan Bisnis

Ketut Widiana Karya Resmi Jabat Dirut PT Jamkrida NTT, Siapkan Sinergi Dongkrak UMKM Bali-NTB-NTT


NTT, PancarPOS | Ketut Widiana Karya resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Jamkrida Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dilantik Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di Kupang, Kamis (9/7/2026). Mantan Direktur Utama PT Jamkrida Bali itu dipercaya memimpin BUMD penjaminan kredit milik Pemerintah Provinsi NTT setelah melalui proses seleksi yang panjang, ketat, dan dinyatakan lulus uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kepercayaan yang diberikan kepada I Ketut Widiana Karya tidak lepas dari rekam jejaknya selama memimpin PT Jamkrida Bali sejak November 2010 hingga 2025. Selama memimpin perusahaan tersebut, ia dikenal berhasil memperkuat peran Jamkrida Bali sebagai lembaga penjamin kredit yang menopang pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pulau Dewata.

Pengalamannya tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting hingga akhirnya memperoleh rekomendasi dari Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk mengikuti proses seleksi Direktur Utama PT Jamkrida NTT.

Widiana Karya menjelaskan, perjalanan menuju kursi pimpinan PT Jamkrida NTT tidak diperoleh secara instan. Ia harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang melibatkan berbagai lembaga, mulai dari pemerintah daerah, lembaga sertifikasi profesi hingga regulator jasa keuangan nasional.

“Proses untuk sampai ke tahap ini cukup panjang dan sangat ketat. Saya memulai dari pendaftaran terbuka, kemudian mengikuti seleksi administrasi yang dilakukan Komite Nominasi dan Remunerasi Provinsi NTT. Setelah itu saya mempresentasikan visi, misi serta rencana pengembangan perusahaan di hadapan tim seleksi,” ujarnya.

Tahapan berikutnya, lanjut Widiana Karya, adalah mengikuti uji sertifikasi kompetensi di Lembaga Sertifikasi Penjaminan di Jakarta. “Setelah itu saya mengikuti fit and proper test oleh OJK. Astungkara seluruh proses berjalan dengan baik hingga akhirnya dinyatakan lulus. Selanjutnya pemegang saham menetapkannya melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 4 Juli 2026 dan hari ini saya resmi dilantik oleh Bapak Gubernur NTT,” katanya.

Menurutnya, seluruh tahapan tersebut menjadi bukti bahwa pengisian jabatan Direktur Utama PT Jamkrida NTT dilakukan secara profesional dan transparan dengan mengedepankan kompetensi serta integritas calon pemimpin. Sebagai nahkoda baru, Widiana Karya menegaskan fokus utamanya adalah melakukan konsolidasi internal. Ia ingin mengenal lebih dekat kondisi perusahaan, memetakan potensi yang dimiliki serta mengevaluasi berbagai program yang telah berjalan.

“Kita konsolidasi dulu. Sebagai orang baru saya harus mengenal Jamkrida NTT lebih dalam. Saya ingin melihat potensinya, program yang sudah berjalan, apa yang perlu diperbaiki, dan apa yang harus dikembangkan,” jelasnya. Ia menilai PT Jamkrida NTT memiliki posisi yang sangat strategis dalam memperkuat sektor ekonomi daerah, terutama melalui dukungan terhadap UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.

Menurut Widiana Karya, Jamkrida NTT berperan sebagai lembaga penjamin pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memperoleh akses kredit melalui Bank NTT. “Posisi kami adalah sebagai penjamin pembiayaan untuk UMKM di Bank NTT. Tujuannya jelas, yakni memperkuat permodalan pelaku usaha agar dapat berkembang dan naik kelas,” ungkapnya.

Melalui skema penjaminan kredit tersebut, pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, kerajinan hingga industri tenun diharapkan semakin mudah memperoleh akses pembiayaan meski memiliki keterbatasan agunan. Widiana Karya juga menaruh perhatian besar terhadap penguatan kerja sama ekonomi kawasan Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikenal sebagai kawasan Sunda Kecil atau Golden Triangle.

Menurutnya, kolaborasi antarwilayah akan memperkuat rantai pasok komoditas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal. Ia mencontohkan komoditas pisang asal NTT dapat dipasarkan ke Bali, sementara kebutuhan telur maupun komoditas pangan dari Bali dapat memasok kebutuhan sektor pariwisata di Labuan Bajo yang terus berkembang.

“Kelancaran arus barang tentu harus didukung industri kecil yang kuat. Karena itu lembaga penjamin seperti Jamkrida memiliki peran penting dalam memberikan kepastian pembiayaan kepada pelaku usaha,” katanya. Selain memperkuat pembiayaan UMKM, Widiana Karya juga berencana membangun sinergi antarlembaga penjamin kredit daerah di kawasan Bali-Nusra. Ia membuka peluang kerja sama melalui program studi banding dan transfer pengetahuan antara Jamkrida NTT, Jamkrida Bali, serta Jamkrida NTB.

“Kelebihan yang dimiliki Jamkrida Bali bisa dipelajari oleh teman-teman di NTT. Sebaliknya apa yang menjadi kekuatan Jamkrida NTT juga bisa menjadi pembelajaran bagi Bali maupun NTB. Jadi kita saling memperkuat,” ujarnya. Ia optimistis kolaborasi tersebut akan meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan sekaligus memperkuat peran BUMD penjaminan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Dalam proses seleksi, Widiana Karya diketahui mengikuti tujuh tahapan utama, mulai dari pendaftaran terbuka, seleksi administrasi, pemaparan visi dan misi perusahaan, sertifikasi kompetensi, fit and proper test oleh OJK, pengesahan melalui RUPSLB hingga pelantikan resmi oleh Gubernur NTT. Seluruh tahapan tersebut diperkuat dengan terbitnya Keputusan OJK Nomor KEP-81/KO.18/2026 yang menyatakan Widiana Karya memenuhi seluruh persyaratan integritas, kompetensi, serta kelayakan untuk memimpin lembaga jasa keuangan.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi NTT, Selfi H. Nange, menyatakan penetapan direksi baru merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan serta meningkatkan kontribusi PT Jamkrida NTT terhadap pembangunan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi NTT menaruh harapan besar kepada manajemen baru agar mampu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan kinerja perusahaan, sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan pengalaman panjang memimpin Jamkrida Bali dan pemahaman mendalam terhadap industri penjaminan kredit daerah, Widiana Karya diharapkan mampu membawa PT Jamkrida NTT menjadi lembaga penjamin yang semakin profesional, sehat, dan adaptif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur. tra/ama/ksm


Back to top button