SMAN 4 Denpasar Tembus 7 Besar SMA Terbaik Se-Indonesia, Borong Prestasi Nasional hingga Internasional

Denpasar, PancarPOS | SMAN 4 Denpasar kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah yang dikenal dengan sebutan Foursma ini berhasil masuk dalam jajaran tujuh besar SMA terbaik se-Indonesia berdasarkan capaian prestasi versi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Dalam daftar tersebut, SMAN 4 Denpasar menempati peringkat ketujuh nasional dengan raihan skor prestasi 727. Posisi tersebut menempatkan Foursma sebagai sekolah terbaik di Bali, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu sekolah unggulan nasional yang konsisten melahirkan siswa-siswi berprestasi.
Daftar 10 besar SMA terbaik versi Puspresnas Kemendikdasmen yakni SMA Tersains Muhammadiyah Sragen (1.666 poin), SMA Pradita Dirgantara (1.258), SMA Negeri 3 Semarang (838), SMAN Unggulan M.H. Thamrin (847), SMA Negeri 1 Semarang (838), SMA Negeri 8 Jakarta (752), SMA Negeri 4 Denpasar (727), SMA Negeri 3 Denpasar (712), SMAS Unggul Del (695), dan SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan (669).
Kepala SMAN 4 Denpasar, I Made Sudana, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga sekaligus bersyukur atas berbagai pencapaian yang diraih peserta didiknya sepanjang tahun 2026. “Prestasi yang diraih anak-anak ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun semua capaian itu tidak datang dengan mudah. Ada proses panjang, pembinaan yang konsisten, latihan yang serius, serta budaya mutu yang terus kami bangun di sekolah,” ujarnya saat ditemui di Denpasar, pada Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, budaya mutu menjadi fondasi utama seluruh aktivitas akademik maupun nonakademik di SMAN 4 Denpasar. “Di SMA 4 Denpasar ada yang namanya budaya mutu. Budaya mutu itu kami implementasikan dalam setiap kompetisi, baik tingkat Provinsi Bali, nasional maupun internasional,” katanya.
Ia menegaskan, setiap prestasi bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tantangan yang lebih besar. “Bagi kami prestasi itu baru langkah awal. Kami tidak larut dalam euforia karena setiap hari selalu ada kompetisi baru. Prinsip kami sederhana, mempertahankan jauh lebih sulit daripada merebut. Karena itu kami tidak pernah berhenti melakukan persiapan secara maksimal,” tegasnya.
Menurut Sudana, tanpa persiapan yang matang, mempertahankan prestasi hanya akan berujung pada kekecewaan. “Kalau tidak ada persiapan maksimal, kita tinggal menerima kekecewaan. Itu sebabnya budaya disiplin dan pembinaan menjadi prioritas utama di sekolah kami,” imbuhnya.
Sapu Bersih Prestasi Kemah Budaya
Dominasi SMAN 4 Denpasar juga terlihat dalam ajang Kemah Budaya. Kontingen Foursma sukses keluar sebagai Juara Umum I sekaligus memborong berbagai kategori lomba.
Prestasi yang diraih meliputi:
- Juara Umum I Kontingen Terbaik
- Juara I Krida Budaya
- Juara II Ngorta
- Juara II Keterampilan Budaya Putra
- Juara II Keterampilan Budaya Putri
- Juara I Talenta Budaya Putra
- Juara III Talenta Budaya Putra
- Juara I Talenta Budaya Putri
- Juara III Talenta Budaya Putri
- Juara I Karya Tulis Ilmiah Putra
- Harapan II Karya Tulis Ilmiah Putra
- Juara I Karya Tulis Ilmiah Putri
- Juara II Karya Tulis Ilmiah Putri
- Juara I Tata Busana Putra
- Juara I Tata Busana Putri
- Juara III Tata Busana Putri
- Peserta Favorit I Putra
- Peserta Favorit II Putra
- Peserta Favorit I Putri
- Peserta Favorit II Putri
Tidak hanya itu, empat siswa Foursma juga berhasil menjadi juara dalam ajang Teruna Teruni Bali 2026. Mereka adalah Made Venika Raenata sebagai Juara I Teruni Bali 2026, Shafa Alzena Sandi sebagai Juara I Teruna Bali 2026, Anak Agung Ngurah Bagus Arjuna Mahesabima Putra Pemecutan sebagai Juara II Teruna Bali, serta I Gusti Ayu Agung Sinta yang berhasil meraih peringkat V Teruni Bali.

Dua juara utama, yakni Venika dan Sandi, akan mewakili Provinsi Bali pada ajang Duta Wisata Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026.
Harumkan Nama Indonesia di Jepang
Prestasi internasional juga kembali diraih Foursma. Pada ajang Japan Design Idea and Invention Expo 2026 yang berlangsung di Kansai, Jepang, tim SMAN 4 Denpasar berhasil meraih Gold Medal sekaligus Grand Award. Menurut Sudana, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas siswa Bali mampu bersaing di tingkat dunia.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2026 para siswa telah mengikuti berbagai kompetisi internasional di Jepang, Korea Selatan, Thailand hingga Malaysia. “Kalau dihitung sejak Januari, anak-anak sudah mengikuti lomba di Jepang, Korea, Thailand dan Malaysia. Yang paling menonjol adalah karya tulis ilmiah dan Student Company,” jelasnya.
Student Company merupakan program kewirausahaan siswa yang mengembangkan produk bernilai ekonomi dari limbah dan bahan bekas. “Anak-anak mengolah sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual tinggi. Dulu kami bekerja sama dengan Korea, Australia dan India sebagai pangsa pasar. Produk yang dibuat anak-anak bukan hanya dipasarkan di Bali atau Indonesia, tetapi juga sampai ke luar negeri,” ungkapnya.
Sementara untuk karya tulis ilmiah, para siswa melakukan riset secara serius dengan mengumpulkan data, melakukan observasi hingga menghasilkan inovasi yang layak dipresentasikan pada kompetisi internasional.
Dominasi Olimpiade Nasional
Selain prestasi nonakademik, Foursma juga menunjukkan dominasi pada bidang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Sebanyak 22 siswa kelas XI dan XII berhasil lolos ke tahapan berikutnya. Ditambah satu siswa SMP yang telah lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) ke SMAN 4 Denpasar, sehingga total terdapat 23 peserta yang menjadi bagian dari pembinaan olimpiade sekolah.
Mereka berasal dari berbagai bidang, yakni Astronomi, Matematika, Geografi, Ekonomi, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika hingga Kebumian.
Para siswa tersebut antara lain:
Bidang Astronomi:
- Cea Bramantio Wendi Pangestu
- Luh Putu Cintya Maharani
- Ni Made Kathryn Delia Valeryan
Matematika:
- Gede Andika Mulyadana
- I Made Adinata Sanjaya
Geografi:
- I Wayan Lanang Narendra Prabawa
Ekonomi:
- Putu Nadia Nirmala Dewi
- Reyzaa Fathan Zakaria
- I Made Chandra Chanakya
Fisika:
- Padme Dhypa Divayana
- Kimi Arion Divayana
- I Made Ary Deyta Jyotisha Vedananda
Kimia:
- Nicole Ilene
- Made Krisna Mahadi
- I Putu Gemilang Satria Suryawan
Biologi:
- I Gede Bagus Indra Astika
- Komang Dhyana Paramitha Trisna
Informatika:
- I Made Suta Wijaya Kusumadadi
- I Made Endrico Budi Wijaya
- Fajar Ramadhan Putra Armadi
Kebumian:
- I Gusti Ngurah Agung Dharma Setiawan
- Piet Thomthomi Kenn Mulissyi
- Komang Bagus Satria Ramakresna
Komitmen Menjaga Tradisi Prestasi
Bagi Sudana, seluruh pencapaian tersebut bukan semata-mata hasil kerja individu, melainkan buah kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari guru pembina, orang tua, alumni hingga peserta didik.

Ia menegaskan, SMAN 4 Denpasar akan terus menjaga tradisi prestasi melalui pembinaan berkelanjutan, penguatan karakter, budaya disiplin serta pengembangan inovasi agar mampu bersaing di tingkat global.
“Target kami bukan hanya menang sekali. Yang jauh lebih penting adalah menjaga konsistensi. Kami ingin anak-anak terus berkembang, memiliki karakter, mampu berinovasi, serta membawa nama Bali dan Indonesia di berbagai ajang dunia,” pungkasnya.
Deretan prestasi akademik, riset, inovasi, budaya, kewirausahaan hingga duta wisata, SMAN 4 Denpasar semakin membuktikan diri sebagai salah satu sekolah terbaik di Indonesia yang tidak hanya unggul dalam nilai akademik, tetapi juga sukses membentuk generasi muda berkarakter, kreatif, inovatif dan berdaya saing internasional. ama/ksm









