8 Tips #Cari_Aman Astra Motor Bali Hadapi Cuaca Panas Ekstrem

Denpasar, PancarPOS | Cuaca panas ekstrem yang melanda Bali belakangan ini membuat aktivitas berkendara menjadi semakin berat dan berisiko. Kondisi terik berkepanjangan tidak hanya memicu kelelahan, tetapi juga meningkatkan ancaman heatstroke yang dapat membahayakan keselamatan pengendara sepeda motor di jalan raya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Astra Motor Bali melalui kampanye #Cari_Aman membagikan delapan langkah penting agar pengendara tetap aman dan terhindar dari serangan panas saat berkendara.
Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosept Klaudius mengatakan bahwa kesadaran menjaga kondisi tubuh sama pentingnya dengan mematuhi aturan lalu lintas. Pengendara yang memaksakan diri saat tubuh mulai kehilangan cairan sangat rentan kehilangan konsentrasi di jalan.

Berikut delapan tips #Cari_Aman yang dibagikan Astra Motor Bali:
Pertama, pengendara disarankan memilih waktu berkendara yang tepat dengan menghindari perjalanan pada jam terik antara pukul 11.00 hingga 15.00 WITA. Waktu pagi atau sore hari dinilai lebih aman karena suhu udara lebih rendah.
Kedua, tetap gunakan perlengkapan berkendara lengkap namun pilih bahan yang nyaman dan memiliki sirkulasi udara baik. Helm dengan ventilasi optimal dan jaket berbahan mesh atau kain tipis membantu tubuh tetap terlindungi tanpa terasa terlalu panas.
Ketiga, pengendara wajib menjaga hidrasi tubuh. Jangan menunggu haus untuk minum. Sebelum berangkat, tubuh harus dipastikan cukup cairan dan jika melakukan perjalanan jauh disarankan berhenti setiap 30 hingga 60 menit untuk minum.
Keempat, pengendara dapat menggunakan cooling towel di area leher atau menyemprotkan sedikit air ke jaket agar proses penguapan membantu menurunkan suhu tubuh secara alami.
Kelima, jangan memaksakan diri berkendara terlalu lama. Jika tubuh mulai lelah atau terasa panas berlebihan, segera menepi di tempat teduh untuk beristirahat dan menurunkan suhu tubuh.
Keenam, pengendara juga diminta menjaga pola makan dengan menghindari makanan berat dan alkohol yang dapat mempercepat dehidrasi.

Ketujuh, penggunaan sunscreen sangat dianjurkan untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kulit terbakar dan mempercepat kenaikan suhu tubuh.
Kedelapan, pengendara wajib mengenali tanda-tanda awal heatstroke seperti pusing, mual, kulit terasa panas, atau keringat yang tiba-tiba berhenti. Jika gejala muncul, segera hentikan perjalanan dan lakukan pendinginan tubuh.
Melalui edukasi ini, Astra Motor Bali berharap masyarakat Bali semakin sadar bahwa keselamatan berkendara bukan hanya soal kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik pengendara menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang kini semakin sering terjadi. uni/ama









