Gubernur Koster Resmikan Posko Servis Gratis PBMB di Besakih

Karangasem, PancarPOS | Komitmen menjaga kenyamanan pemedek saat menjalankan persembahyangan di Pura Agung Besakih kembali diperlihatkan secara nyata. Gubernur Bali Wayan Koster meresmikan langsung posko layanan servis gratis yang digagas Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) di Banjar Besakih Kangin, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kamis (2 April 2026).
Peresmian ini bukan sekadar seremoni. Di tengah membludaknya kehadiran umat dalam rangkaian Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) 2026, kehadiran posko ini menjadi solusi konkret atas potensi kendala teknis kendaraan yang kerap mengganggu perjalanan pemedek.
Ketua Umum PBMB Made Sujana menegaskan, antusiasme Gubernur Koster terhadap kegiatan ini terasa kuat. Bahkan, pemerintah daerah dinilai semakin responsif dalam mendukung kegiatan sosial berbasis komunitas yang telah lama berjalan.
“Kami melihat Pak Gubernur sangat antusias. Beliau juga berpesan agar kegiatan ini terus dikawal dan dilaksanakan setiap tahun karena sudah menjadi agenda rutin PBMB,” ujarnya.
PBMB sendiri bukan organisasi baru. Berdiri sejak 2010, komunitas ini kini menaungi hampir 400 bengkel di seluruh Bali. Namun, eksistensinya tidak berhenti pada urusan otomotif semata. PBMB telah menjelma menjadi gerakan sosial yang aktif ngayah, termasuk menghadirkan layanan teknis gratis bagi kendaraan pemedek di Besakih.
Gubernur Koster dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi tersebut. Ia menilai, posko layanan seperti ini menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran mobilitas umat yang datang dari berbagai daerah.
“Keberadaan posko ini sangat penting, mengingat mobilitas pemedek sangat tinggi. Layanan teknis kendaraan menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.
Tak berhenti pada apresiasi, Koster juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung sarana dan prasarana yang dibutuhkan PBMB di lapangan. Mulai dari ketersediaan listrik hingga akses sinyal komunikasi menjadi perhatian serius agar pelayanan berjalan optimal.
“Ini adalah bentuk nyata gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah akan terus mendukung agar pelayanan kepada pemedek bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Posko PBMB ditempatkan strategis di dekat area Parkir Kedungdung dan beroperasi penuh selama 24 jam sepanjang pelaksanaan karya. Sebanyak 300 bengkel anggota PBMB dijadwalkan bergiliran menjaga posko, memastikan layanan tetap tersedia tanpa henti.
Layanan yang diberikan bersifat darurat, mulai dari kampas kopling habis, gangguan rem, ban bocor, aki drop, hingga kerusakan ringan lainnya. Tidak hanya mobil, sepeda motor pun dilayani sebagai bagian dari semangat ngayah.
Masyarakat yang mengalami kendala dapat langsung menghubungi call center PBMB di nomor 081237430504. Jika kerusakan tidak bisa ditangani di lokasi, kendaraan akan dievakuasi ke posko.
Puncak Karya IBTK 2026 sendiri berlangsung pada Kamis (2 April 2026) bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa dan akan berjalan selama 21 hari hingga penyineban pada 23 April 2026. Ribuan umat memadati kawasan Besakih, dengan penekanan kuat pada kebersihan kawasan suci serta larangan penggunaan plastik sekali pakai. mas/ama/*









