Wawali Arya Wibawa Hadiri RUPS Jamkrida Bali Mandara, Dorong Transparansi dan Dukungan Nyata untuk UMKM

Denpasar, PancarPOS | Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha, Kantor Gubernur Bali, Selasa (10/3/2026). Rapat tersebut menjadi forum strategis bagi para pemegang saham untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus merumuskan arah kebijakan dan strategi perusahaan ke depan.
Pelaksanaan RUPS ini merupakan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) perseroan serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang mewajibkan perusahaan melaksanakan RUPS tahunan paling lambat enam bulan setelah tahun buku berakhir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta sejumlah kepala daerah dan undangan lainnya yang merupakan bagian dari pemegang saham perusahaan daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menekankan pentingnya pengelolaan perusahaan daerah yang transparan, akuntabel, dan profesional. Menurutnya, prinsip tata kelola perusahaan yang baik harus menjadi fondasi utama agar PT Jamkrida Bali Mandara mampu terus meningkatkan kinerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa forum RUPS merupakan ruang penting bagi pemegang saham untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja perusahaan sekaligus menyusun strategi yang lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi ke depan.
“RUPS ini merupakan wadah penting untuk membahas kinerja perusahaan sekaligus menentukan arah strategi perusahaan ke depan,” ujar Arya Wibawa.
Lebih lanjut ia berharap PT Jamkrida Bali Mandara terus melakukan inovasi serta memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurutnya, keberadaan Jamkrida sangat penting dalam memberikan akses penjaminan kredit bagi pelaku usaha kecil sehingga mereka dapat berkembang lebih kuat dan berdaya saing.
“Kami berharap PT Jamkrida Bali Mandara dapat terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi UMKM yang menjadi penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana menjelaskan bahwa dalam RUPS kali ini dibahas berbagai agenda penting yang berkaitan dengan kinerja perusahaan selama tahun buku sebelumnya.
Beberapa agenda utama yang dibahas di antaranya laporan pertanggungjawaban direksi, laporan pengawasan komisaris, hingga laporan penyaluran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Menurut Adhi Ardhana, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kontribusi kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendukung berbagai program pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa PT Jamkrida Bali Mandara juga siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor UMKM di Bali. Hal tersebut dinilai penting karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang perlu didukung melalui akses pembiayaan dan penjaminan kredit yang lebih luas.
“Kami akan terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kemajuan UMKM di Provinsi Bali,” tutupnya. ama/ksm









