Senin, April 27, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalGubernur Koster Ungkap Fakta Mengejutkan, Kemiskinan dan Pengangguran Bali Terendah di Indonesia

Gubernur Koster Ungkap Fakta Mengejutkan, Kemiskinan dan Pengangguran Bali Terendah di Indonesia

Denpasar, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan fakta penting sekaligus menggembirakan terkait kondisi sosial ekonomi Bali sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada 5 Februari 2026, Bali kembali mencatatkan prestasi nasional dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran terendah di Indonesia.

Gubernur Koster menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan di Bali pada tahun 2025 tercatat sebesar 3,42 persen. Angka ini menurun 0,38 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada pada level 3,80 persen. Capaian tersebut menempatkan Bali sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan paling rendah secara nasional, sekaligus mencerminkan hasil nyata dari kebijakan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Tidak hanya itu, tingkat pengangguran di Bali juga menunjukkan tren yang sangat positif. Sepanjang tahun 2025, tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 1,45 persen, turun 0,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 1,79 persen. Angka ini kembali menegaskan posisi Bali sebagai daerah dengan tingkat pengangguran terendah di Indonesia.

Menurut Gubernur Koster, capaian tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian dari kinerja makro pembangunan Bali yang secara keseluruhan menunjukkan hasil sangat baik. Pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2025 mencapai 5,82 persen, tertinggi dalam tujuh tahun terakhir dan menempatkan Bali pada peringkat kelima tertinggi secara nasional. Seiring dengan itu, pendapatan per kapita masyarakat Bali meningkat menjadi Rp72,66 juta, naik signifikan dibandingkan tahun 2024.

Dari sisi pemerataan, Indeks Gini Rasio Bali tahun 2025 tercatat sebesar 0,333, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 0,348. Penurunan ini menunjukkan kesenjangan pendapatan masyarakat Bali semakin mengecil, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara lebih adil dan merata.

Gubernur Koster menegaskan bahwa keberhasilan menekan angka kemiskinan dan pengangguran ini merupakan buah dari implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam kerangka Bali Era Baru. Pembangunan dijalankan secara konsisten melalui enam bidang prioritas, mulai dari penguatan adat dan budaya, peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan, transformasi ekonomi berbasis Ekonomi Kerthi Bali, pembangunan infrastruktur, perlindungan lingkungan, hingga penguatan Bali sebagai Pulau Digital dan daerah yang aman.

“Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama, sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan seluruh krama Bali,” tegas Gubernur Koster dalam pernyataan tertulisnya di Bali, Minggu (Redite Umanis, Menail), 8 Februari 2026.

Ia menambahkan, capaian kemiskinan dan pengangguran terendah secara nasional ini harus dijadikan pijakan untuk terus memperkuat pembangunan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat Bali secara menyeluruh. ama/ksm/*

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img