Nasional

Ojol Dilarang Pakai Pertalite, Begini Penjelasannya


Jakarta, PancarPOS | Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendadak bikin heboh dunia ojek online (ojol). Ia sempat mengisyaratkan bahwa kendaraan ojol mungkin tidak lagi diperbolehkan menggunakan bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite.

Menurut Bahlil, kendaraan yang digunakan untuk kegiatan komersial tidak termasuk dalam kategori penerima subsidi. “Subsidi harus tepat sasaran, untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan, bukan untuk kendaraan usaha,” tegasnya belum lama ini.

Pernyataan itu langsung memicu beragam reaksi, terutama dari para pengemudi ojek online yang khawatir biaya operasional mereka bakal melonjak jika dilarang memakai Pertalite.

1th#ik-033.11/10/2025

Namun, Kementerian ESDM kemudian menegaskan belum ada kebijakan resmi yang melarang ojol menggunakan Pertalite. Pemerintah masih membahas berbagai skema agar subsidi BBM lebih adil dan tepat sasaran. Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah mengubah subsidi BBM menjadi bantuan tunai langsung (BLT) bagi masyarakat yang berhak.

“Langkah ini masih dalam tahap kajian dan belum diputuskan,” jelas Bahlil. Pemerintah juga menyadari bahwa kebijakan BBM bersubsidi sangat sensitif dan menyentuh kehidupan masyarakat kecil, termasuk pengemudi ojol yang menggantungkan hidup dari jalanan.

Meski belum ada keputusan final, isu ini menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet berharap pemerintah tidak menghapus hak pengemudi ojol untuk membeli Pertalite, mengingat peran mereka yang besar dalam menopang perekonomian rakyat. tim/ama


Back to top button