Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalMulai 26 Maret, Bupati "Nak Badung" Cairkan Bantuan Rp2 Juta Hanya 6...

Mulai 26 Maret, Bupati “Nak Badung” Cairkan Bantuan Rp2 Juta Hanya 6 Ribu Warga Rayakan Idul Fitri

Badung, PancarPOS | Bantuan hari raya (Bantuari) sebesar Rp2 juta per orang dipastikan akan mulai cair pada 26 Maret 2026 langsung ke rekening yang kabarnya sekitar 6,8 ribu penerima. Namun, kebijakan terbaru dari Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa yang belakangan kalau Giri Prasta disebut Bupati “Bares”, tapi mantan sekda asal Pecatu itu dijuluki Bupati “Nak Badung”, dikabarkan hanya mencairkan bantuan untuk Hari Raya Idulfitri, tanpa kepastian untuk hari raya lainnya.

Keputusan ini sontak menuai berbagai reaksi dari masyarakat, terutama umat Hindu di Badung yang sebelumnya juga menerima pendaftaran penerima bantuan serupa untuk Hari Raya Nyepi atau Hari Raya Galungan dan Kuningan. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah kebijakan ini bersifat sementara atau akan menjadi ketentuan permanen.

1th#ik-006.16/02/2025

Bupati Adi Arnawa sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait perubahan ini. Sementara itu, sejumlah warga mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keadilan bagi seluruh umat beragama di Badung. Namun dari sejumlah sumber di internal Pemda Badung menyebutkan bantuan baru bisa cair untuk penerima bantuan hari raya Idulfitri. Dikabarkan bantuan Rp2 juta untuk sekitar 6 ribu rekening dari 91 ribu total penerima akan dicarikan paling cepat pada Rabu, 26 Maret 2025.

“Pasti cair paling lambat tanggal 26 ini, tapi hanya untuk Idulfitri saja. Pencairan sedang dikebut sampai lembur sekarang,” kata sumber itu, pada Senin (24/3/2025). “Kami tentu senang jika ada bantuan untuk saudara-saudara Muslim kita, tapi bagaimana dengan bantuan untuk Galungan dan Kuningan? Kalau hanya satu yang dicairkan, tentu ada rasa kecewa,” ujar Kadek Janar Putra, salah warga yang enggan disebutkan namanya.

1th#ik-001.01/03/2025

Di sisi lain, sejumlah pihak mendukung kebijakan ini dengan alasan bahwa Idulfitri membutuhkan persiapan lebih besar bagi umat Muslim. Meski demikian, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari Pemkab Badung terkait kebijakan Bantuari ke depannya. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img