Ekonomi dan Bisnis

Investasi di Bali Meningkat, Penyaluran Kredit Tembus Rp102,97 Triliun


Denpasar, PancarPOS | Kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Bali stabil dan terjaga sebagaimana ditunjukkan pada triwulan ketiga atau posisi September 2023 penyaluran kredit tembus mencapai Rp102,97 triliun atau tumbuh 5,11 persen yoy. “Penyaluran kredit ini Lebih tinggi dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,22 persen,” sebut Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu saat Ngobrol Bersama Update Berita ‘Ngorte’ Bareng Media di Rooftop Kantor OJK Bali, pada Selasa 28 November 2023. Dijelaskan, penyaluran kredit mencapai Rp102,97 triliun atau tumbuh 5,11 persen yoy lebih tinggi dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,22 persen (Agustus 2023: 4,87 persen yoy).

1th#ik-072.21/8/2023

Untuk penyaluran kredit Bank Umum di Bali sebesar Rp90,23 triliun atau tumbuh 5,26 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan posisi Agustus 2023 yang sebesar 4,91 persen. Sementara, penyaluran kredit BPR posisi September 2023 mencapai Rp12,67 triliun atau tumbuh 4,02 persen yoy, sedikit lebih rendah dibandingkan posisi Agustus 2023 yang sebesar 4,57 persen. “Peningkatan penyaluran kredit secara yoy ini selaras dengan meningkatnya aktivitas pariwisata serta sektor pendukung pariwisata di Bali,” ujarnya. Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit yoy didorong oleh peningkatan nominal kredit Investasi sebesar Rp3,04 triliun atau tumbuh 12,12 persen yoy (Agustus 2023: 11,36 persen yoy).

[democracy id=”3″]

Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini menggambarkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Bali. Berdasarkan sektornya, pertumbuhan kredit disumbangkan oleh peningkatan nominal penyaluran di Sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp1,72 triliun (tumbuh 5,79 persen yoy) serta Sektor Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha sebesar Rp1,34 triliun (tumbuh 3,93 persen yoy). Berdasarkan kategori debitur, sebesar 52,64 persen kredit di Bali disalurkan kepada UMKM dengan pertumbuhan sebesar 6,02 persen yoy (Agustus 2023: 5,82 persen yoy). Disampaikan, kinerja mendukung perkembangan perekonomian Provinsi Bali yang tumbuh sebesar 5,35 persen yoy di triwulan III 2023.

[democracy id=”4″]

Puji Rahayu menyatakan, Industri Jasa Keuangan (IJK) di Bali posisi September 2023 terjaga stabil dan solid didukung oleh permodalan yang kuat. “Didukung kondisi likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga,” tegasnya. Kinerja IJK mendukung perkembangan perekonomian Provinsi Bali yang tumbuh sebesar 5,35 persen yoy di triwulan III 2023. Meskipun lebih lambat dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 5,60 persen yoy, namun laju pertumbuhan ekonomi Bali saat ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan Nasional yang sebesar 4,94 persen. Kata Puji Rahayu, laju pertumbuhan itu menempatkan Bali berada di posisi ke-7 tertinggi secara nasional. adi/ama/kel


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button