Daerah

Generasi Muda Bali Dukung Gubernur Koster

Haluan Pembangunan Bali Masa Depan Cerminan PPNSB Bung Karno


Denpasar, PancarPOS | Ditetapkannya Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025 sebagai Peraturan Daerah (Perda), merupakan cerminan dari Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Bung Karno. Generasi muda Bali pun mengapresiasi dan mendukung Perda ini. Ketua DPC GMNI Denpasar, I Putu Chandra. “Haluan Pembangunan Bali Masa Depan ini dimulai perjuangannya pada tanggal 5 Mei 2023 lalu,” kata Kelian Yowana Desa Adat Pecatu, Badung dalam siaran pers yang diterima redaksi, pada Minggu (9/7/2023) kemarin.

Dia menuturkan, sebelumnya Gubernur Bali, Wayan Koster menyampaikan Visi Bali dengan mencanangkan Konsep Haluan Pembangunan Bali Masa Depan di hadapan Presiden Ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Kata dia, haluan ini berintikan tiga unsur utama, yaitu alam Bali, Manusia Bali, dan Kebudayan Bali. “Konsep tersebut merupakan ide yang sangat visioner untuk menjawab tantangan zaman dan pengentasan problematika Bali yang sangat kompleks dewasa ini,” ujarnya. Karena itu, ia melihat haluan ini menggambarkan kepada pada semua bahwa membangun Bali bukan hanya membangun manusianya, bukan hanya membangun infrastrukturnya, akan tetapi juga membangun budayanya dengan menselaraskannya untuk dijalankan, di tengah gempuran modernisasi yang mengancam ketiga hal tersebut.

Dikatakan, haluan ini sangat tepat sebagai implementasi dari Trisakti Bung Karno yaitu berdaulat secara politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan yang juga sebagai wujud implementasi dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru yang tertuang dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru. “Gagasan hebat semacam itu sangat disayangkan jika hanya dijalankan dalam waktu pendek. Jadi visi Gubernur Wayan Koster bisa dikatakan berhasil jika Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus diberlakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Di sisi lain, Ketua PC KMHDI Badung, I Gusti Agung Arya Dhanyananda juga merespon baik Haluan Pembangunan Bali Masa Depan. “Ini bukan hal mudah pemimpin Kita merancang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 100 Tahun untuk memahami kondisi problematik di Pulau Dewata Bali. Jadi upaya yang dilakukan Gubernur Bali, Wayan Koster patut Kita apresiasi, karena haluan ini bagi Kami akan menjadi tameng sekaligus bentengnya Pulau Bali,” ujar Gusti Arya. Dia berharap Haluan Pembangunan Bali Masa Depan ini harus konsisten dijalankan dengan prinsip yang berkeadilan sosial oleh seluruh pemerintahan di provinsi, kota/kabupaten se- Bali. Karena ini momen yang tepat untuk secara totalitas mampu menata Pulau Bali secara niskala – sakala.

“Kita amati, kian hari Bali semakin mendapatkan tantangan yang mampu mencederai wajah Bali sebagai pulau yang berbudaya, nyaman dan aman akibat makin maraknya gepeng di kawasan pariwisata yang dilakukan oleh anak kecil, turunnya penerapan arsitektur Bali dalam bangunan dan perilaku buruk yang dilakukan oleh beberapa wisatawan asing di Bali,” harapnya. Hal senada juga disampaikan Ketua KNPI Bali terpilih di Musda XIV, Anak Agung Gde Utama Indra. Haluan Pembangunan Bali Masa Depan ini sangat revolusioner, sehingga Perda diharapkan dapat meratakan pembangunan di Kota/Kabupaten se- Bali dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kebudayaan leluhur Bali untuk melestarikan adat dan seni budaya Bali.

“Lahirnya Perda Haluan Pembangunan Bali Masa Depan ini akan menjadi kewajiban bagi pemimpin di Bali nantinya agar konsisten menjalankan pembangunan Bali dengan memadukan warisan leluhur, tetua, dan penglingsir di Bali dengan tujuan untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Peradah Bali, I Putu Eka Mahardhika menyampaikan di Peradah Bali sangat mendukung langkah Gubernur Koster yang merekonstruksi Bali masa lalu untuk dilestarikan kembali keberadaan alam, manusia, dan kebudayaannya ke Bali masa kini dan demi Bali masa depan. “Perda ini harus dikawal oleh para pemuda di Bali demi terjaganya peradaban Bali yang selalu menghormati alam, manusia, dan budaya Bali,” katanya.

Aktivis pemuda Hindu asal Kabupaten Gianyar ini berharap agar Haluan Pembangunan Bali Masa Depan betul 一 betul dijalankan dan tetap berada pada rel pembangunan yang sesuai dengan roh kebudayaan Bali itu sendiri. “Ke depan akan muncul berbagai tantangan, karena itu haluan ini juga diharapkan mampu memberikan program pencerdasan masyarakat Bali di setiap karang (wilayah) di tempat mereka berasal,” pungkasnya. mas/ama/*


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button