Terbukti Tak Selalu Arogan, “Brutal Team” Berbagi Cinta Ajak Donor Darah

Denpasar, PancarPOS | Anak Motor 2 Tak tidak selalu arogan, contohnya “Brutal Team”. Menyambut hari jadinya yang pertama akan melakukan kegiatan positif yang bertemakan “Brutal Berbagi Cinta”. Aksi sosial tersebut digelar dengan mengajak masyarakat umum untuk ikut kegiatan donor darah yang dipusatkan di Krisna Blangsinga, pada Minggu (31/7/2022). Saat dihubungi PancarPOS.com, Sabtu (30/7/2022), Ketua Panitia Brutal Berbagi Cinta, Nyoman Murdika menyebutkan kegiatan sosial ini, juga akan dimeriahkan dengan hiburan sejumlah artis dangdut dan tari joged dengan berbagai hadiah doorprize.

“Kami harap masyarakat umum dan penggemar maupun penghobi motor di Bali bisa kita andil dalam kegiatan donor darah kali ini. Kita mau buktikan anak motor tidak semua arogan, tapi bisa ikut membantu dan meringankan beban masyarakat, khususnya yang membutuhkan darah,” bebernya. Secara terpisah, Penanggungjawab Brutal Team, I Putu Edi Santika Darma mengajak seluruh masyarakat di Bali, agar lebih meningkatkan kepedulian melalui kegiatan donor darah saat pandemi Covid-19. Karena saat ini jumlah pendonor berkurang drastis, bahkan dikabarkan hingga 50 persen.
“Di masa pandemi seperti ini, kepedulian kita harus dikedepankan. Termasuk kesadaran akan donor darah. Meskipun kita anak motor yang biasa di jalanan, namun kita juga memikirkan kebutuhan masyarakat dengan melakukan aksi sosial donor darah kali ini,” tegas pengusaha muda yang lahir di Banjar Kebon Kaja, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli pada 23 Desember 1992 yang akrab siapa Leonk atau Tu Edi itu, menyebutkan donor darah ini sebuah langkah positif menolong sesama di masa pandemi Covid-19.

Selain itu, Tu Edi juga mengaku bangga bisa membawa nama baik pemotor mesin 2 Tak menjadi peserta donor darah. Apalagi sebenarnya kebanyakan berasal dari kalangan pemula atau baru pertama kali mendonorkan darahnya. “Aksi donor darah ini kami harapkan akan membantu menambah stok darah untuk PMI Bali. Karena itu, Brutal Team bersama masyarakat bisa tetap berkontribusi, sehingga mampu menggerakkan hati masyarakat untuk menyumbangkan darahnya demi menyelamatkan sesama,” ujar Dirut PT Mandiri Jaya Mesari (MJ-Trans Bali) ini.
Apalagi selama ini, akibat minimnya masyarakat yang mendonorkan darah di masa pandemi Covid-19 sudah sangat mengkhawatirkan ketersediaan darah, khususnya di PMI Bali. Padahal, kegiatan transfusi darah menjadi sangat penting bagi masyarakat yang berada pada kondisi kritis. Karena setelah diumumkannya kasus Covid-19 ditemukan di Tanah Air, kemudian diberlakukannya berbagai upaya untuk pencegahan penyebaran virus mulai dari kerja dari rumah, pengaturan jarak fisik dan lainnya, kegiatan donor darah di hampir sebagian besar Unit Donor Darah PMI mengalami penurunan.

“Selain itu, jumlah stok darah di PMI dan rumah sakit yang tersedia, juga tidak seimbang dengan masyarakat yang sedang membutuhkan darah,” beber Komisaris Utama PT Dwi Sarana Mesari (Jayamahe) tersebut, seraya mengatakan Brutal Team ke depan akan terus berupaya melakukan aksi sosial serupa ini secara rutin untuk membantu masyarakat. Bahkan, tidak saja donor darah, namun juga aksi sosial lainnya yang bermanfaat dan dibutuhkan secara langsung oleh masyarakat di Bali. “Ke depan tidak saja akan melakukan donor darah, tapi juga bisa membantu rehab atau bedah rumah bagi warga kurang mampu di Bali, atau pun bakti sosial berupa pembagian Sembako,” tutupnya. ama/ksm









