Politik dan Sosial Budaya

Buka Bimtek Tanaman Pangan di Badung, Made Urip Bagikan Bantuan Benih Padi Seluas 500 Hektar


Badung, PancarPOS | Pasca mengunjungi Kabupaten Karangasem dan Gianyar, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Mutu Hasil Tanaman Pangan, Penanganan Pasca Panen, dan Pengolahan Hasil Panen di Kabupaten Badung. Pada kesempatan itu, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, membagikan bantuan benih padi seluar 500 hektar bertempat di Hotel LV8, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Minggu (26/6/2022). Kehadiran Made Urip yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini, membuka secara resmi Bimtek bersama Sub Koordinator Pemasaran dan Promosi, Maretsum Simanullang mewakili Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan (PPHTP), Ditjen Tanaman Pangan Kemeterian Pertanian.

1bl#ik-6/6/2022

Pembukaan Bimtek dihadiri Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata, Anggota DPRD Bali dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Laka, Anggota DPRD Badung dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Sandra, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana, beserta ratusan petani, pekaseh dan kelian subak se-Kabupaten Badung. Salah satu peserta Bimtek, I Nyoman Lendra selaku Pekaseh Subak Banjar Sari, Tibubeneng mewakili para petani dan krama subak mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang selalu memfasilitasi dan mendukung para petani agar lebih maju, mandiri dan modern. Salah satunya melalui kegiatan Bimtek seperti saat ini. “Saya mengharapkan agar kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan, dan semoga Pak Urip dapat terus menjadi wakil rakyat, sehingga bisa terus memfasilitasi segala kebutuhan para petani,” tandasnya.

1bl#bn-6/6/2022

Saat itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung, I Wayan Wijana mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut baik Bimtek yang terus digencarkan Made Urip untuk meningkatkan kualitas para petani menjadi petani yang maju, mandiri dan modern. Sementara itu Ketua DPRD Badung, I Putu Parwata mengatakan bahwa Made Urip merupakan sosok yang sangat dekat dengan para petani. Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya bantuan pertanian di Kabupaten Badung. “Seperti bantuan traktor, handspyaer serta benih padi dan lainnya sudah dibagikan kepada para petani di Kabupaten Badung,” beber Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu. Di sisi lain, Sub Koordinator Pemasaran dan Promosi, Maretsum Simanullang, juga mengaku sangat mengapresiasi Bimtek yang diinisiasi oleh Made Urip sebagai Anggota DPR RI selama 5 periode selalu hadir mendukung dari awal kegiatan Bimtek ini.

Pihaknya optimis, sebagai mitra strategis Kementerian Pertanian, Made Urip tentunya akan terus mengawal berbagai kegiatan yang dilakukan mulai dari perencanaan hingga penganggaran. “Dukungan dari Pak Made Urip sangat berperan penting untuk kemajuan sektor pertanian di Indonesia dan Bali pada khususnya,” jelasnya. Dari pemaparan Made Urip membenarkan Bimtek ini sebagai kerja sama Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Pertanian melalui Direktorat Pengolahan, Pemasaran Hasil Tanaman Pangan. Dikatakan, Bimtek ini sangat penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan teknis di lapangan, sehingga produktifitas petani semakin meningkat, lebih efektif dan efisien. Apalagi Anggota DPR RI dengan suara terbanyak Dapil Bali dan peringkat ketujuh nasional itu, menyadari saat ini sebagai besar petani sudah tua dengan usia di atas 60 hingga 70 tahun. Hal ini perlu mendapat perhatian serius agar kaum milenial, mau terjun menekuni sektor pertanian. “Kita harus menyiapkan fasilitas, akses dan penguatan modal kepada kaum milenial supaya mau menekuni sektor pertanian,” tegas M-U.

1bl#ik-5/6/2022

Di samping itu, selama 2 tahun lebih dihantam dampak pandemi Covid-19 yang telah memberi pelajaran berharga, agar tidak lagi menggantungkan salah satu sektor saja. Diungkapkan selama ini sektor pariwisata sangat rentan dengan isu bencana, keamanan dan penyakit, seperti wabah Covid-19. Karena itu, sektor pertanian ini harus terus dijaga terutama subak abian dan subak basah sebagai warisan kultur dan budaya di Bali, termasuk di Kabupaten Badung yang memiliki potensi pertanian yang masih sangat luar biasa. “Khususnya di daerah Petang dan Abiansemal merupakan sentra pertanian di Kabupaten Badung,” sebutnya, seraya mengakui sebagai Anggota DPR RI yang khusus mengurus perut rakyat, karena membidangi sektor pertanian peternakan, perikanan, kelautan dan Bulog akan terus menjembatani kebutuhan petani, sehingga makin maju, mandiri dan modern. Kegiatan Bimtek ditutup dengan membagikan bantuan benih padi seluas 500 hektar kepada para petani di Kabupaten Badung. dyn/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button