Politik dan Sosial Budaya

Buka Bimtek Pengembangan Peternakan, Made Urip Siap Kawal Petani dan Peternak Karangasem


Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengembangan Peternakan di Kabupaten Karangasem. Setelah Kabupaten Tabanan, Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, kini membuka Bimtek bersama Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian yang diwakili Plt. Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HTP) Denpasar, Ir. Eliza Diany, MP., di Ocean View Tulamben Dive and Resort, Kecamatan Kubu, Karangasem, Jumat (15/4/2022). Kunjungan kerja Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup tersebut, kali ini menggelar Bimtek hari kedua yang diikuti 100 peserta dari kelompok tani dan ternak di Bumi Lahar.

1bl#ik-4/4/2022

Wakil Bupati Karangasem, Dr. I Wayan Artha Dipa, SH., MH., menyambut kehadiran Made Urip bersama Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, ST., Anggota DPRD Bali, I Nyoman Oka Antara, SH., MAP., dan Ni Kadek Darmini, SE., Anggota DPRD Karangasem, I Nengah Songkob dan I Gede Parwata, termasuk Anggota DPRD Buleleng, Dewa Gede Sugiarto, beserta tokoh masyarakat Kubu, I Nengah Suadi. Sebagai peserta Bimtek, Ketua Kelompok Tirta Sari, I Ketut Kerta mengucapkan terima kasih kepada Made Urip yang selama ini berjuang di sektor pertanian, termasuk peternakan hingga terus berkembang. Berkat perhatian Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, para petani dan peternak di Kubu selama ini bisa maju dan berkembang. “Perjuangan Pak Made Urip sangat luar biasa. Kami harapkan ke depan Pak Urip bisa menggelar Bimtek di bidang perikanan dan penggaraman yang sangat dibutuhkan petani di Kubu,” katanya.

Seraya ditambahkan Kadek Widana, selaku Bendahara Kelompok Ternak Gembala Kecil menyebutkan bantuan UPPO dan Alsintan berupa traktor dari Made Urip yang diterima Kelompok Ternak Gembala Kecil sudah berkembang pesat. “Bantuan Pak Urip ini sangat membantu kelompok kami. Itulah yang diperjuangkan Pak Urip, khususnya di Tianyar Barat,” imbuhnya. Wabup Artha Dipa menyampaikan sektor peternakan terus dikembangkan di Karangasem dengan beragam komunitas ternak sebagai pendapatan masyarakat. Apalagi Karangasem memiliki potensi ternak yang luar biasa terutama Sapi Bali, termasuk kambing khususnya Kambing Gembrong sebagai maskot kambing di Karangasem. Terbukti 40 persen populasi sapi di Bali berasal dari Kabupaten Karangasem.

1th#ik-4/4/2022

“Sektor peternakan di masa pandemi Covid-19 juga terpengaruh akibat daya beli masyarakat yang kian menurun, sehingga melalui Bimtek dari Pak Urip ini dapat memberikan wawasan petani dan peternak untuk meningkatkan produksi ternak,” ujarnya, sembari menyadari Bali masih mengandalkan sektor pariwisata, sehingga perekonomian terkontraksi sampai minus 9 persen. Karena itu, kedatangan Made Urip ini sangat diharapkan untuk menggenjot sektor pertanian di Karangasem. “Melalui pelatihan atau Bimtek dari Pak Urip ini bisa menggugah generasi muda di Karangasem untuk kembali terjun bertani. Sekaligus memperjuangkan akses bantuan di sektor pertanian Karangasem,” bebernya.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali diwakili Ir. I Wayan Sunarta, MP., mengucapkan selamat mengikuti Bimtek yang terus digencarkan oleh Made Urip yang kiprahnya sangat luar biasa. Wakil rakyat selama 5 periode sebagai Anggota Komisi IV DPR RI dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ketujuh nasional itu, juga sudah sangat banyak berbuat untuk sektor pertanian, termasuk sub sektor peternakan. “Terutama bantuan ternak sapi yang diberikan oleh Pak Made Urip sangat luar biasa membantu para peternak di Bali,” sebutnya. Di sisi lain, Kepala BPTU-HTP Denpasar, Eliza Diany merasa sangat bersyukur bisa kembali menggelar Bimtek bersama Made Urip untuk mendukung kemajuan sektor peternakan di Karangasem.

2bl#ik-17/2/2022

Untuk itu, pihaknya sangat berharap bantuan dari Made Urip selama ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan populasi ternak, sekaligus mewujudkan swasembada hewani di Karangasem. Karena itu, pertemuan ini bisa menjadi momentum yang tepat untuk menggerakan pembangunan nasional melalui pemberdayaan dan pengembangan peternakan untuk memulihkan perekonomian di Karangasem. “Kami harapkan agar terus dilakukan pembinaan, sehingga bantuan dan program dari Bapak Made Urip selama ini bisa terus berkelanjutan di sektor peternakan. Termasuk Bimtek ini agar mampu menambah wawasan untuk meningkatkan produksi dan populasi peternakan di Karangasem,” paparnya.

Sementara itu, Made Urip menekankan Bimtek ini untuk memberikan wawasan termasuk pengetahuan secara teknis lapangan di sektor perternakan. Politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan yang sempat digadang-gadang maju sebagaj calon Wakil Gubernur Bali pada Pilgub Bali tahun 2003 itu, diberikan tugas khusus untuk mengurus perut rakyat melalui program aspirasi dari APBN. Apalagi selama pandemi Covid-19 berdampak sangat signifikan terhadap ekonomi Bali, karena sekitar 60 persen masih bergantung di sektor pariwisata. “Karena itu, sekarang sektor pertanian dikembalikan menjadi sektor utama di Bali. Terbukti selama ini subak basah maupun subak abian sangat kuat sebagai sumber ketahanan pangan,” terang M-U.

4bl#ik-17/2/2022

Sayangnya khusus di sektor peternakan yang berkaitan dengan kebutuhan daging domestik masih impor. Untuk itu, harus digenjot sektor peternakan di Karangasem, karena hampir sebagian besar sumber ternak berasal dari Karangasem, sehingga Made Urip menyatakan siap membantu sektor peternak di Karangasem melalui bantuan dan program dari APBN. “Mari bersinergi antara DPRD Kabupaten Karangasem hingga pusat. Bukan semata-mata mencari suara, tapi bekerja hanya untuk kepentingan rakyat,” tandasnya. nantama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button