Bupati Adi Arnawa Tandatangani BAST Pinjam Pakai Lahan GWK

Denpasar, PancarPOS | Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) Pinjam Pakai Lahan Garuda Wisnu Kencana (GWK) bersama Kuasa Direksi PT Garuda Adhimatra Indonesia Erwyanto Tedjakusuma, disaksikan langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster di rumah jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Jumat (31/10/2025). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Tata Pemerintahan Setda Badung Made Surya Darma dan Komisaris Utama GWK Mayjen Purn. Sang Nyoman Suwisma.
Usai penandatanganan, Bupati Adi Arnawa menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemkab Badung dan pihak GWK ini merupakan tindak lanjut dari upaya penyelesaian pemanfaatan aset GWK sebagai akses jalan Magada yang digunakan masyarakat umum. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak GWK yang sudah membantu pemerintah serta masyarakat Ungasan dan sekitarnya untuk memanfaatkan kembali akses jalan di kawasan GWK,” ujarnya.
Menurut Bupati Adi Arnawa, pihak GWK secara prinsip akan mendukung berbagai program pemerintah daerah, tidak hanya untuk akses jalan di kawasan Magada, tetapi juga pengembangan jalan lingkar timur yang akan menjadi alternatif penting mengurai kemacetan dan mencegah kecelakaan di kawasan Goa Gong. “Tahun 2026 kita akan dorong agar segera berproses. Rencananya dari Kampus Udayana langsung ke arah selatan, memanfaatkan akses GWK menuju Jalan Goa Gong. Jadi masyarakat Ungasan dan Kutuh tidak lagi harus lewat depan Pura Goa Gong dan Jalan Uluwatu di depan GWK yang sering macet,” terang Bupati Adi Arnawa.
Penandatanganan BAST ini juga menjadi tindak lanjut dari perjanjian pinjam pakai lahan antara Pemkab Badung dan pihak GWK yang telah dilakukan pada 14 Oktober 2025 lalu. Dengan kesepakatan tersebut, GWK resmi memberikan izin pemanfaatan lahan kepada Pemerintah Kabupaten Badung untuk digunakan kembali sebagai akses publik. Langkah ini menjadi bukti konkret komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Provinsi Bali, dan pihak GWK dalam menyelesaikan persoalan dengan cara yang terukur dan bermartabat. mas/ama














