Samsat Badung Tancap Gas di Kuta Selatan, Samsat Pembantu, Samling, dan Drive Thru Jadi Senjata Dongkrak Kepatuhan Pajak

Badung, PancarPOS | Samsat Badung kembali menegaskan arah reformasi layanan publik dengan menghadirkan Samsat Pembantu di Kantor Camat Kuta Selatan. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Badung Selatan sebagai kawasan pariwisata, perdagangan, dan jasa, kehadiran layanan ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan negara kepada wajib pajak sekaligus memperkuat kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kepala UPTD Samsat Badung, Ketut Sadar, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa Samsat Pembantu di Kantor Camat Kuta Selatan bukan sekadar penambahan loket pelayanan, melainkan bagian dari transformasi sistem pelayanan pajak daerah yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Wilayah Kuta Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu kantong kendaraan bermotor terbesar di Kabupaten Badung, seiring pertumbuhan penduduk, usaha pariwisata, serta aktivitas ekonomi penunjang.
“Tujuan utama kami adalah memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat. Selama ini banyak wajib pajak di Kuta Selatan harus ke Samsat induk dengan jarak cukup jauh dan antrean padat. Dengan Samsat Pembantu, layanan menjadi lebih dekat, cepat, dan pasti,” ujar Ketut Sadar.

Ia menjelaskan, layanan yang tersedia di Samsat Pembantu Kantor Camat Kuta Selatan meliputi pengesahan STNK tahunan, pembayaran PKB, serta SWDKLLJ. Seluruh proses dilakukan menggunakan sistem resmi Samsat yang terhubung langsung dengan basis data kepolisian, pemerintah daerah, dan Jasa Raharja, sehingga aspek legalitas dan transparansi tetap terjaga.
Selain Samsat Pembantu, Samsat Badung juga secara konsisten menjalankan inovasi layanan jemput bola yang sudah berjalan dan terbukti efektif, seperti Samsat Keliling (Samling) dan Samsat Drive Thru. Samling rutin hadir di sejumlah titik strategis dan pusat keramaian, sementara Drive Thru memungkinkan wajib pajak melakukan pembayaran dan pengesahan STNK tahunan tanpa harus turun dari kendaraan.
“Inovasi ini kami hadirkan untuk menjawab realitas di lapangan. Banyak masyarakat yang waktunya terbatas karena bekerja di sektor pariwisata dan jasa. Dengan Samling dan Drive Thru, mereka tetap bisa memenuhi kewajiban pajak tanpa mengorbankan aktivitas utama,” tegas Ketut Sadar.

Ia menambahkan, pendekatan pelayanan yang mudah diakses terbukti berdampak pada peningkatan kesadaran masyarakat. Berdasarkan evaluasi internal Samsat Badung, layanan-layanan alternatif seperti Samsat Pembantu, Samling, dan Drive Thru berkontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas tingkat kepatuhan wajib pajak, khususnya untuk pembayaran PKB tahunan yang menjadi salah satu penopang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung dan Provinsi Bali.
Respons positif juga datang langsung dari wajib pajak. I Kadek Surya, warga Kuta Selatan, mengaku kehadiran Samsat Pembantu di kantor camat sangat membantu, terutama dari sisi efisiensi waktu.
“Sekarang tidak perlu jauh-jauh ke Samsat induk. Datang ke kantor camat, alurnya jelas, petugasnya responsif, dan selesai lebih cepat. Ini sangat memudahkan kami,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Made Kristina. Ia menilai inovasi layanan Samsat Badung menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Pilihan layanannya banyak. Kalau sempat bisa ke Samsat Pembantu, kalau tidak ada waktu bisa ke Samling atau Drive Thru. Ini membuat masyarakat lebih disiplin karena tidak ada lagi alasan ribet,” katanya.
Dengan penguatan Samsat Pembantu di Kantor Camat Kuta Selatan serta optimalisasi layanan Samling dan Drive Thru, Samsat Badung menargetkan pelayanan pajak kendaraan bermotor yang semakin inklusif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat kontribusi sektor pajak kendaraan sebagai tulang punggung pembangunan daerah di Kabupaten Badung dan Bali secara umum. ama/ksm









