Politik dan Sosial Budaya

Ada Desa Adat “Saru Geremeng”, Made Urip Door to Door Bagikan Krama Adat Cau 2,175 Ton Beras


Tabanan, PancarPOS | Ketua DPP PDI Perjuangan Drs. I Made Urip, M.Si., kembali melakukan bakti sosial di Bale Serba Guna Desa Adat Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (29/8/2021). Aksi sosial yang dikemas PDI Perjuangan Peduli dan Berbagi ini, menyerahkan secara simbolis bantuan paket Sembako, berupa 2,175 ton beras yang dibagikan secara door to door kepada seluruh krama Desa Adat Cau. Kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI lima periode sebagai peraih 255.130 suara terbesar Dapil Bali dan peringkat ketujuh nasional itu, didampingi Anggota DPRD Tabanan dari FraksI PDI Perjuangan I Gede Oka Winaya, SE., disambut sangat antusias Perbekel Desa Tua I Wayan Budiarta Putra, bersama Bendesa Adat Cau I Wayan Suwitanaya, SH., beserta Prajuru, Sabha Desa dan Kertha Desa Adat Cau, serta sejumlah perwakilan penerima bantuan dari krama desa adat setempat dengan menerapkan ketentuan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

1bl#ik-21/8/2021

Usai menerima bantuan, Ni Luh Elia Sapitri mengaku sebagai masyarakat Desa Adat Cau menyampaikan ucapan terimakasih kepada Made Urip, sehingga sangat mengapresiasi aksi sosial di tengah pandemi dan situasi sulit saat ini tetap datang memberikan bantuan. “Pak Made Urip selalu membantu dan memberi support kepada masyarakat yang terdampak akibat Corona. Karena pandemi ini, jadi kita akan ikuti anjuran dengan protokol kesehatan,” bebernya. Sementara itu, Bendesa Adat Cau Wayan Suwitanaya mengaku mewakili krama Desa Adat Cau, juga ikut mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Made Urip yang telah menggelar bakti sosial di Desa Adat Cau, apalagi saat situasi pandemi Covid-19 dengan selalu taat Prokes.

1bl#ik-16/8/2021

“Kita patut bersyukur diberikan kesempatan oleh Pak Made Urip di Desa Adat Cau dengan memberikan 435 paket Sembako, berupa beras. Untuk itu, kita meminta seluruh krama adat, karena situasi Covid-19, makanya tidak menurunkan seluruh krama, tapi hanya diwakili,” jelasnya, seraya meminta nantinya seluruh prajuru akan mendistribuksikan beras kepada seluruh krama adat. “Pak Made Urip dan Pak Gede Oka sudah peduli dengam memberikan simpatinya dengan berbagi dengan sesama. Seluruh krama adat akan menerima bantuan ini,” imbuhnya. Di sisi lain, Gede Oka Winaya yang juga Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Marga menyapaikan ucapan terimamasih atas kegiatan bakti sosial dan tali kasih yang langsung disalurkan oleh senior partai dari tingkat pusat. “Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Desa Pakraman Cau. Karena Pak Urip telah menyiapkan sebanyak 2,175 ton beras untuk 435 KK. Semoga bisa bermanfaat bagi semuanya,” harapnya.

1bl#bn-17/8/2021

Sebelumnya, Made Urip mengucapkan selamat kepada pengurus Desa Adat Cau bersama Sabha Desa dan Kertha Desa yang beberapa waktu lalu dilantik untuk bekerja dan ngayah memperbaiki desa adat ini. Menurutnya bantuan beras ini bisa menjadi terobosan baru bagi bendesa adat yang baru dilantik untuk melakukan konsolidasi internal dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi desa adat ke depan. Bantuan ini, juga sebagai wujud ikut berpartisipasi akibat dampak Covid-19 yang sangat luar biasa bagi masyarakat, terutama di Bali akibat terpukulnya sektor pariwisata. “Hotel dan restoran tingkat huniannya hampir zero atau nol persen, sehingga semuanya pulang kampumg untuk kembali ke sektor pertanian, akibat banyak yang sudah tidak bekerja, bahkan di PHK. Makanya mari semua ikuti Prokes, agar dilaksanakan dengan baik. Jangan meboya tidak ada virus Corona, karena sudah terbukti di seluruh dunia banyak yang meninggal. Karena itu, sekarang harus disiplin gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan jauhi kerumunan. Karena saya juga sudah merasakan dan sudah kena Covid-19 ini,” bebernya.

1bl#ik-17/8/2021

Karena itu, Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, juga menegaskan sebagai kader PDI Perjuangan ikut terpanggil memberikan bantuan Sembako, sebagai bentuk kepedulian dan kegotong royongan membantu sesama yang terdampak dan terkena Covid-19. “Jangan melihat besar becilnya bantuan ini, tapi lihat niat tulus kita membantu. Karena itu, nantinya semua beras akan didistribusikan dan semoga ada manfaatnya apa yang kita berikan,” kata Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, seraya meminta partisiipasi bantuan selanjutnya dari Bendesa Adat Cau yang akan memberikan bantuan Sembako. Karena seluruh desa adat di Bali harus berpartisiasi dengan cara memberikan bantuan Sembako kepada masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Apalagi sudah ada anggaran dari Gubernur Bali, Wayan Koster untuk desa adat seluruh Bali dan sudah banyak desa adat yang memberikan bantuan tersebut.

1bl#ik-13/8/2021

“Tidak boleh ada desa adat yang SGM (saru geremeng, red), atau saru-saru (diam-diam, red) tidak menggunakan anggaran ini, karena akan ada audit dari BPK, jika anggaran ini tidak digunakan untuk Sembako dan dibagikan ke masyarakat yang kena dampak langsung Covid-19,” tegasnya, sembari menjelaskan terkait dampak pandemi semuanya sudah diperhatikan, baik pemerintah pusat hingga provinsi dan kabupaten/kota. “Dari saya dan Gede Oka juga ada partisipasi tulus iklas untuk membantu Sembako, sekaligus membangun solidaritas di Desa Adat Cau. Banyak nantinya ada program dan bantuan lainnya, baik dari pusat hingga kabupaten bisa digunakan untuk membantu masyarakat,” pungkas M-U. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close