Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Geber Kembali Pemahaman 4 Pilar Kebangsaan


Tabanan, PancarPOS | Hari lahir Pancasila 1 Juni 2021 mendatang, dijadikan momentum oleh Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., selaku Anggota MPR RI terus menggeber pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Kali ini, Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup itu, menggelar sosilisasi nilai-nilai kebangsaan tersebut di Jaba Pura Ulun Desa, Banjar Katimemes, Desa Sudimara, Tabanan, Rabu (26/5/2021) malam. Pada kesempatan itu, hadir Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga bersama Kelian Adat Banjar Katimemes, para pemangku serta pengempon pura dengan mendatangkan dua narasumber dari kader lumutan PDI Perjuangan I Wayan Gunadi dan I Nyoman Kartika.

1th#ik-10/5/2021

Mewakili masyarakat, Kelian Adat Banjar Katimemes I Made Suarsana mengucapkan terimakasih atas atas kehadiran Made Urip yang datang langsung memberikan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan. Apalagi selama ini, sangat rajin turun ke tengah masyarakat untuk memberi bantuan. “Kita ucapkan terimakasih banyak atas perhatian dan sumbangsihnya Pak Made Urip bagi masyarakat selama ini. Termasuk mengadakan sosialisasi untuk mengingatkan kembali jiwa nasionalisme dan rasa kebangsaan bagi warga banjar kami,” ujarnya. Di sisi lain, Made Urip mengaku bertatap muka dengan krama banjar adat untuk menjalankan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sebagai program MPR RI. “Karena dilaksanakan saat pandemi Covid-19 diharapkan agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, sehingga peserta dibatasi hanya 75 orang dengan waktu yang terbatas juga,” bebernya.

1bl#ik-5/3/2021

Politisi senior asal Desa Tua, Marga Tabanan yang biasa dijuluki wakil rakyat sejuta traktor itu, menegaskan gambaran 4 Pilar Kebangsaan ini harus dingatkan kembali ke seluruh lapisan masyarakat. Dijelaskan 4 Pilar Kebangsaan ini dilaksanakan, karena ada kekhawatiran akibat gangguan dari dalam maupun luar. “Banyak persoalan yang meletup dan sensitif, seperti Papua yang menuntut kemerdekaan atau Aceh yang sempat ingin melepaskan diri dari NKRI. Bahkan persoalan agama saat sekarang ini, juga makin mencuat. Padahal sejak dulu kita sudah berbeda-beda agama, maupun suka dan ras, namun tetap bisa bersatu,” beber Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI tersebut, seraya mengatakan karena itu ada persoalan nasionalisme inilah muncul gagasan untuk terus mensosialisikan 4 Pilar Kebangsaan oleh mantan Ketua MPR RI, Taufik Kiemas (alm).

1th-ksm#5/2/2021

“Termasuk Pancasila juga ingin diganti dengan ideologi lain, maka itu dicetuskan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ini oleh almarhum Bapak Taufik Kiemas, yakni Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara. Inilah yang sekarang dijaga betul oleh Bapak Presiden Jokowi untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan kenegaraan,” tegasnya sembari menyebutkan sosialissi ini akan terus digalakan, bahkan sampai ke luar negeri untuk menyasar Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja maupun berada di luar negeri. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close