Dari Inspirasi ke Aksi, Generasi Z AHM Best Student Siap Jadi Penggerak Perubahan Indonesia

Jakarta, PancarPOS | Bukan sekadar lomba, Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2025 menjadi wadah tumbuhnya mimpi besar generasi muda Indonesia. Di sini, para finalis tak hanya memamerkan karya, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, empati, dan tanggung jawab sosial. Dalam empat hari yang padat inspirasi, mereka merasakan langsung bagaimana ide kecil bisa menjelma menjadi solusi besar.
Salah satu sesi paling berkesan adalah Sharing Inspirasi bersama dua alumni AHM Best Student, Rizal Alansyah dan Agus Hidayat, yang kini aktif membantu masyarakat melalui program sosial dan teknologi tepat guna. Mereka membuktikan bahwa semangat yang tertanam di AHM Best Student bisa terus menyala bahkan setelah kompetisi usai.
Puncak motivasi terjadi ketika Prof. Rhenald Kasali, Guru Besar FEB UI dan pendiri Yayasan Rumah Perubahan, tampil membawakan sesi bertajuk Growth Mindset of Gen Z as Future Leader. Dengan gaya khasnya yang membumi dan penuh makna, Rhenald menantang para peserta untuk tidak takut gagal, tidak takut bermimpi, dan berani menjadi pemimpin perubahan di masa depan. “Generasi kalian bukan generasi pengikut, tapi generasi penentu arah bangsa,” tegas Rhenald yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para peserta.

Tak hanya dibekali motivasi, para siswa juga mendapatkan pengalaman langka berkunjung ke pabrik sepeda motor Honda di Cikarang, Jawa Barat. Mereka melihat langsung bagaimana teknologi, efisiensi, dan kerja tim menjadi pondasi produksi motor Honda yang digunakan jutaan masyarakat Indonesia. Kunjungan ini membuka mata mereka bahwa inovasi bukan sekadar teori, melainkan budaya kerja yang dijalani setiap hari.
Di sela kegiatan, AHM juga memberikan edukasi safety riding melalui Honda Riding Trainer (HRT). Para peserta belajar bagaimana memprediksi bahaya di jalan raya, mengasah refleks, dan memahami pentingnya keselamatan. Bagi sebagian besar peserta yang baru memiliki SIM, sesi ini terasa sangat relevan dan seru.
Sebagai bentuk apresiasi, AHM memberikan penghargaan besar bagi para juara. Gold Winner: 1 unit Honda BeAT, notebook, dan beasiswa penuh 3 tahun di Politeknik Astra (Diploma 3). Silver Winner: beasiswa Rp8 juta dan notebook. Bronze Winner: beasiswa Rp6 juta dan notebook. Selain itu, 24 finalis lainnya juga mendapatkan beasiswa Rp1 juta, medali, dan sertifikat penghargaan.

Apresiasi juga diberikan kepada tiga guru pendamping terbaik dengan total hadiah Rp10 juta, karena di balik setiap siswa hebat, selalu ada guru yang membimbing dengan hati. Tidak berhenti di sana, AHM turut menggelar Content Creator Challenge, lomba digital bagi siswa SMA sederajat untuk menyebarkan pesan positif di media sosial. Dari 126 peserta, lahirlah berbagai konten edukatif di Instagram dan TikTok yang berhasil menjangkau lebih dari 4 juta anak muda Indonesia. Dua kreator terbaik, Az-Zahra Syifa Izzati dari SMA Muhammadiyah Wonosobo dan Astin Ayudia dari SMK Mitra Industri MM2100, meraih beasiswa total Rp2 juta.
Sementara itu, Adnan Kayza dari SMKN 2 Pangkal Pinang tampil gemilang di Honda Riding Trainer Challenge, membuktikan bahwa kreativitas digital dan kepedulian terhadap keselamatan bisa berjalan seiring. Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari berbagai pihak, mulai dari Yayasan Astra Honda Motor, FIFGroup, Politeknik Astra, hingga Bank Saqu, Astra Pay, dan perusahaan-perusahaan Astra Group lainnya. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa membangun generasi unggul adalah tanggung jawab bersama.
Di akhir acara, seluruh peserta berdiri saling berpegangan tangan, menyanyikan lagu “Indonesia Pusaka” dengan lantang. Beberapa bahkan menitikkan air mata, bukan karena sedih, tapi karena haru dan bangga telah menjadi bagian dari perjalanan perubahan. Mereka datang sebagai siswa biasa, namun pulang sebagai agen perubahan. Inilah generasi Z yang bukan hanya cakap digital, tetapi juga peduli, kreatif, dan siap menyalakan obor masa depan bangsa. uni/ama









