Internasional

Diusulkan Setiap Hari Selasa, PBI Gaungkan Kebaya Jadi Warisan Budaya Dunia


Denpasar, PancarPOS | Perempuan Berkebaya Indonesia (PBI) akan mengaggungkan budaya berkebaya secara nasional, agar digunakan setiap hari Selasa di seluruh daerah di Indonesia. Perjuangan tersebut disampaikan langsung Ketua PBI Dr. A.A.A. Tini Rusmini Gorda SH, MM, MH yang sering dipanggil dengan Gung Tini yang juga akademisi dari Universitas Pendidikan Nasional di Denpasar, Rabu (24/3/2021). Ia mengatakan pemakaian baju kebaya tersebut tetap dengan mempertahankan keberagaman model dan jenis kebaya termasuk bahan kain yang khas digunakan di masing – masing daerah.

1bl#ik-11/3/2021

Upaya itu sebagai wujud untuk melestarikan budaya leluhur bangsa dan memperkuat Jati Diri Bangsa Indonesia akan mengadakan Kongres Berkebaya Nasional (KBN) 2021 pada tanggal 5 dan 6 April 2021. Acara itu juga dirangkaiankan dengan diskusi mengangkat 5 aspek (ekonomi, politik, budaya, psikologi dan sosialisasi kebaya). “Keragaman agar tetap dipertahankan untuk menghindari pabrikasi sehingga dapat mengoptimalkan para pengerajin dan UMKM,” terang Tini Gorda yang juga Ketua Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK) itu.

1lb#ik-11/3/2021

Untuk itu, pihaknya akan tetap gencarkan advokasi dan eduaksi budaya berkebaya. Bahkan dapat mendukung Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali. Maka dari itu, pengembangan endek digunakan sebagai desain kebayaya baik yang tradisional dan moderen. Bahkan, KBN 2021 akan mengajukan kebaya dapat diakuai United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia. aya/ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close