Politik dan Sosial Budaya

Made Urip Bakar Semangat Kader Selamatkan Lingkungan, Tanam 21.500 Mangrove Serentak di Seluruh Bali


Jembrana, PancarPOS | Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali membakar semangat seluruh kader banteng untuk menghijaukan kembali alam dan lingkungan. Gebrakan kali ini, dilakukan dengan penanaman pohon di seluruh Indonesia, dan khusus di Bali ditanam sekira 21.500 mangrove secara serentak untuk merayakan HUT ke-49 PDI Perjuangan, sekaligus HUT ke-75 Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri yang dipusatkan di Pantai Banyuwedang, Pejarakan, Gerokgak, Buleleng sebanyak 15 ribu pohon. Selain itu, juga ditanam serentak di 4 kabupaten lainnya, yakni di Pantai Tuwed, Melaya, Jembarana sebanyak 3 ribu pohon; di Pantai Desa Lembongan, Nusa Penida, Klungkung sebanyak 2 ribu pohon; di Pantai Telagawaja, Tanjung Benoa, Badung sebanyak seribu pohon dan di Pantai Pantai Bukit Muntig Siokan, Mertasari, Denpasar sebanyak 500 pohon.

Insert foto: Ketua DPP PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., (paling kiri) saat secara simbolis melakukan penanaman mangrove di Pantai Tuwed, Melaya, Jembarana.

Untuk di Kabupaten Jembrana dibuka langsung secara simbolis dengan penanaman bersama oleh M-U sapaan akrab Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang menjabat lima periode sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, beserta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI IGA Rai Wirajaya, Ketua DPC PDI Perjuangan Tabanan yang juga Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, Ketua DPC PDI Perjuangan Jembrana I Made Kembang Hartawan, bersama seluruh jajaran Anggota Fraksi dan Pengurus maupun sayap partai serta kader PDI Perjuangan Tabanan dan Jembrana. Mewakili Pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, I Ketut Suryadi alias Boping mengakui kegiatan yang digenjot oleh DPP PDI Perjuangan itu, untuk menjaga alam Bali. Karena persoalan lingkungan menjadi perhatian serius DPP PDI Perjuangan dan Ketua Umum Megawati, sekaligus sebagai wujud Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang dicanangkan Gubernur Bali Wayan Koster secara serentak seluruh Bali.

1th#ik-18/1/2022

“Ini perhatian khusus yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya untuk menjaga pesisir pantai termasuk di Jembrana. Pesan khusus juga buat Jembrana, agar jaga dan bangun soliditas partai di ujung barat dan rebut kembali, agar seluruh Bali menjadi merah,” tegasnya. Di sisi lain, selaku petugas partai di Bumi Makepung, Kembang Hartawan menyadari diberikan kepercayaan menjadi salah satu tempat penanaman pohon di Bali. Apalagi pesisir pantai di Desa Tuwed menjadi salah satu kawasan hutan mangrove di Jembrana sebagai upaya merawat pertiwi dan lestarikan alam. Bersama sekitar 2 ribu kader partai, karena sesuai kuota hanya mewajibkan seribu kader yang hadir menunjukan soliditas partai yang masih kuat dan kompak di Jembrana. “Saya berterimasih kepada DPP dan DPD, sehingga Jembrana menjadi tempat menanam mangrove untuk merawat bumi dan membuktikan kita tidak hanya hadir untuk mencari suara saja. Jadi luar biasa kegiatan HUT PDI Periuangan yang sangat berarti dan berguna ke depannya,” tandas mantan Wakil Bupati Jembrana itu.

1th#ik-1/1/2022

Di sela-sela penanaman mangrove tersebut, Made Urip menegaskan sesuai arahan dan intruksi DPP dan Ketua Umum Megawati yang mewajibkan seluruh kader, agar berperan aktif untuk gerakan menaman pohon di seluruh tanah air untuk menyelamatkan lingkungan. “Karena Ibu Ketua Umum kita (Megawati, red) sangat mencintai alam dan lingkungan, sehingga mari kita wujudkan dengan menanam pohon mangrove ini di seluruh Bali,” tegas Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini, seraya menambahkan penamanan pohon di seluruh tanah air ini, tidak saja menanam mangrove, namun juga dibagi empat kategori, yakni pertama berupa tanam keras, seperti pohon jati, mahohi, beringin termasuk mangrove ini untuk penyelamatan lingkungan. Kedua bisa menaman tanaman produktif yang bisa mengangkat ekonomi masyrakat, di antaranya coklat dan kopi. Ketiga jenis tanaman hortikultura, berupa sayuran dan buah-buahan yang bisa memanfaatkan setiap jengkal tanah. “Terakhir, keempat adalah tanaman obat, dan keempat kategori ini yang harus terus menerus ditanam dan tidak hari ini saja, dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem kita,” papar M-U.

1bl#ik-21/7/2021

Di samping itu, kader PDI Perjuangan harus terus berpartisipasi menjadi pecinta lingkungan untuk menurunkan emisi karbon sebagai wujud dan peran partai menjaga ekosistem. Karena itu, M-U mengintruksikan seluruh kader partai wajib hadir dan serentak melakukan penanaman pohon. “Saya berharap Ketua DPC dan Ketua Fraksi harus mengabsen. Jika tidak hadir tolong dicatat dan akan kita laporkan ke Dewan Pimpinan Pusat Partai. Harus dicatat itu dan tidak main-main, namun harus serius, agar di Jembrana 3 ribu pohon harus hari ini habis ditanam. Jangan main-main ini sebagai bentuk kontribusi PDI Perjuangan dan menjadi tonggak sejarah untuk mewujudkan politik hijau dengan program menanam bukan menebang,” tegas politisi senior asal Desa Tua, Marga, Tabanan itu, seraya menutup kegiatan dengan bersama-sama mengucapkan HUT kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan penanaman seluruh pohon mangrove secara serentak. ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button