Ekonomi dan Bisnis

Jamkrida Bali Mandara Gaspol Naik Kelas Jadi Lembaga Penjamin Nasional, Aset Tembus Rp557 Miliar dan Laba Hampir Lampaui Target 2025


Denpasar, PancarPOS | Langkah besar tengah ditempuh PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) menuju panggung nasional. BUMD kebanggaan Pemerintah Provinsi Bali ini tak lagi sekadar pemain regional di dunia penjaminan, tetapi bersiap menembus kelas nasional di akhir tahun 2025. Dengan kinerja keuangan yang terus menanjak, dukungan modal dari pemerintah daerah, dan strategi ekspansi agresif ke sektor mikro, Jamkrida Bali menunjukkan keseriusannya memperkuat peran sebagai motor pembiayaan produktif di Indonesia bagian timur.

Direktur Keuangan dan Operasional PT Jamkrida Bali Mandara, I Ketut Indra Satya Dharma Putra, menegaskan bahwa proses transformasi menuju lembaga penjamin nasional kini sudah berjalan konkret. Salah satu langkah penting adalah pengajuan penambahan penyertaan modal daerah (PMD) kepada para pemegang saham, termasuk Pemerintah Provinsi Bali serta sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Bali. “Kami telah mengajukan penambahan modal guna memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mensyaratkan modal minimum Rp250 miliar untuk lembaga penjamin nasional,” ujar Indra saat ditemui di Kantor Jamkrida Bali Mandara, Denpasar, Senin (20/10/2025).

1th#ik-039.1/10/2025

Menurutnya, beberapa daerah telah menunjukkan komitmen mendukung penguatan modal tersebut. Pemerintah Kota Denpasar, misalnya, menyiapkan penyertaan modal sebesar Rp5 miliar secara bertahap, sementara Pemerintah Kabupaten Badung kini tengah membahas mekanisme dukungan yang akan diberikan. “Dengan posisi ekuitas yang terus meningkat, kami optimistis Jamkrida Bali layak naik kelas menjadi lembaga penjamin nasional. Potensi ekonomi Bali sangat besar, dan kami ingin menjadi bagian dari penggerak pembiayaan produktif nasional,” tegasnya, saat didampingi Kepala Divisi Penjaminan PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda), I Made Gde Budi Dwipayana, SE.

Indra mengungkapkan, hingga triwulan III tahun 2025, kinerja keuangan Jamkrida Bali mencatat tren pertumbuhan yang solid. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp5,3 miliar, atau sekitar 90 persen dari target tahunan. “Kami optimis target 100 persen akan tercapai, bahkan berpotensi melampaui pada akhir Desember nanti,” katanya penuh optimisme.

Kinerja keuangan yang kokoh itu juga tercermin dari pertumbuhan aset. Per Agustus 2025, total aset Jamkrida Bali mencapai Rp557 miliar, naik sekitar 13 persen dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp493 miliar. Tak hanya itu, nilai total penjaminan yang telah direalisasikan hingga saat ini menembus Rp51,7 triliun. “Jumlah tersebut masih sesuai dengan ketentuan OJK yang membatasi rasio penjaminan maksimal 40 kali dari total ekuitas, karena sebagian besar dilakukan melalui mekanisme sharing penjaminan dengan lembaga lain.

1th#ik-033.11/10/2025

Selain memperkuat modal, Jamkrida Bali kini menyiapkan strategi ekspansi penjaminan di sektor mikro. Potensi kerja sama tengah dijajaki dengan sekitar 1.300 Lembaga Perkreditan Desa (LPD), lebih dari 100 Bank Perkreditan Rakyat (BPR), serta ribuan koperasi yang tersebar di seluruh Bali. “Masih banyak peluang di sektor koperasi dan LPD yang bisa kami sinergikan. Kami juga sedang menjajaki kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan program nasional seperti Koperasi Merah Putih,” tambahnya.

Ekspansi ke sektor mikro ini diharapkan dapat memperluas jangkauan penjaminan sekaligus mendorong pemerataan ekonomi masyarakat Bali. Menurut Indra, Jamkrida Bali tak hanya berorientasi pada pertumbuhan laba, tetapi juga memiliki misi sosial memperkuat UMKM, koperasi, dan lembaga keuangan lokal yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan.

Kinerja positif Jamkrida Bali selama beberapa tahun terakhir juga telah mendapatkan pengakuan dari berbagai lembaga independen melalui beragam penghargaan. Capaian itu menjadi bekal penting untuk memperluas kolaborasi antarprovinsi. Beberapa proyek penjaminan lintas daerah bahkan telah dijalankan melalui skema kerja sama di Kalimantan, Jawa Tengah, dan Papua.

1bl#bn-026.12/5/2024

“Kinerja Jamkrida Bali yang terus tumbuh menunjukkan peran penting BUMD dalam mendukung pembiayaan UMKM dan pembangunan daerah. Dengan pertumbuhan aset dua digit, peningkatan laba, serta strategi kolaboratif yang hati-hati, kami optimistis dapat mencapai target keuangan tahun 2025 dan memperkuat posisi sebagai lembaga penjamin terkemuka di Indonesia bagian timur,” pungkas Indra. ama/ksm



MinungNews.ID

Saluran Google News PancarPOS.com

Baca Juga :



Back to top button