Buleleng, PancarPOS |.Usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dari pihak eksekutif akhirnya disepakati untuk dibahas lebih lanjut oleh fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Buleleng. Keputusan itu disampaikan secara langsung dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi, Senin (17/4/2023) di Ruang Rapat Utama Gedung Dewan Buleleng.
Adapun usulan Ranperda yang berasal dari pihak eksekutif diantaranya yaitu Ranperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Prekusor Narkotika serta Ranperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Buleleng Tahun 2023-2043.
Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna menyampaikan bahwa seluruh fraksi-fraksi baik Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra, Fraksi Partai Demokrat Perindo, Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, dan Fraksi Hanura telah menyepakati untuk melanjutkan pembahasan terhadap kedua Ranperda usulan dari pihak eksekutif.
“Kesimpulannya rapat kali ini, seluruh Fraksi telah sepakat untuk melanjutkan Ranperda usulan dari pihak eksekutif untuk dilanjutkan. Hanya ada sedikit yang masih perlu di sempurnakan dan akan ditindak lanjuti oleh eksekutif,” terangnya.
Sementara itu terkait terkait pengesahan Ranperda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan akan dilakukan pada 1 Juni 2023. Sebab kata Supriatna hal itu sangat penting bagi penyelenggara negara dan baik ASN serta masyarakat untuk lebih memahami Pancasila dengan baik serta menjadikan rambu-rambu menjalankan pemerintahan sehingga tidak melenceng dari nilai-nilai Pancasila.
Disisi lain, PJ Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyampaikan terima kasih dan apresiasi ke DPRD Buleleng atas inisiatif usulan Ranperda Kabupaten Buleleng tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Ia pun memohon agar segera melaksanakan rapat untuk pembahasan selanjutnya bersama anggota terkait Ranperda dimaksud.
Sehingga penetapan Ranperda menjadi Perda tentang Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dapat disahkan tepat pada tanggal 1 Juni 2023. “Kami berharap agar Perda dapat disahkan pada tanggal 1 Juni ini. Momen ini akan sekaligus kami gelar dengan mementaskan Tari Pancasila yang diciptakan oleh Maestro asli Buleleng dan dipentaskan secara bersama-sama,” tegas Lihadnyana. mas/ama/*






