Perayaan Imlek 2577 di DCC School, Barongsai White Tiger Bikin Siswa Histeris dan Rebutan Angpao

Denpasar, PancarPOS | Euforia Tahun Baru Imlek 2577 benar-benar pecah di Denpasar Children Center atau DCC School yang berlokasi di Jalan Bedugul 18C, Desa Sidakarya, Denpasar. Perayaan yang digelar Sabtu lalu itu bukan sekadar seremoni, melainkan pesta budaya penuh warna yang menyatukan ratusan siswa dalam semangat multikultur yang nyata dan membumi.
Sejak pagi, halaman sekolah berubah menjadi lautan merah. Siswa jenjang Playgroup, TK, dan SD DCC School hingga siswa SMP Glory High School tampil kompak mengenakan busana bernuansa Imlek. Lampion merah bergelantungan, amplop angpao digenggam erat, dan wajah-wajah polos penuh antusiasme tampak tak sabar menanti atraksi utama: Tari Barongsai dari Club White Tiger Denpasar.
Dentuman tambur dan gemerincing simbal membuka perayaan di depan lobi kantor DCC School. Begitu Barongsai muncul, sorak sorai langsung membahana. Tiga Barongsai berwarna merah dan kuning bergerak lincah, meloncat, menunduk, dan menggoda penonton cilik yang berdiri berbaris di belakangnya. Sosok Caisen pun ikut memeriahkan suasana, berinteraksi langsung dengan siswa yang tertawa lepas.
Iring-iringan Barongsai kemudian bergerak mengelilingi halaman depan sekolah, diikuti ratusan siswa yang berjalan tertib namun penuh semangat. Pawai kecil itu menjadi simbol kebersamaan lintas budaya yang hidup di lingkungan DCC School. Setelah itu, rombongan menuju panggung pementasan di halaman bermain depan Gedung SD.
Di panggung utama, aksi Barongsai semakin eksplosif. Gerakan atraktif yang rancak membuat siswa berteriak histeris, terutama saat momen paling ditunggu tiba: berebut memasukkan angpao ke mulut Barongsai. Suasana gegap-gempita tak terhindarkan. Tawa, teriakan, dan tepuk tangan bersahutan, menciptakan energi positif yang terasa hingga ke sudut sekolah.
Pementasan berlanjut ke aula lantai dua Gedung TK. Di ruang tertutup itu, dentuman musik tradisional semakin terasa menggema. Para siswa kembali larut dalam kegembiraan, menyaksikan kepiawaian para penari dan penabuh White Tiger yang tampil penuh totalitas. Tidak hanya Barongsai, klub tersebut juga menyuguhkan modern dance serta tarian interaktif yang mengajak siswa naik ke panggung dan ikut bergerak bersama.
Ketua Panitia Perayaan Valentine’s Day dan Imlek 2026 yang juga Kepala SD Cerdas Mandiri DCC School, Mrs. Santy, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar hiburan tahunan. Spirit multikultur, katanya, telah menjadi roh pendidikan di DCC School.
“Setiap perayaan hari raya keagamaan kami maknai sebagai ruang belajar. Saat Nyepi, siswa membuat dan mengarak ogoh-ogoh. Saat Saraswati, mereka ikut ngayah bersama. Kini pada Imlek, kami rayakan dengan sukacita yang sama. Anak-anak belajar menghargai keberagaman sejak dini,” ujarnya.
Tak berhenti pada pertunjukan budaya, kemeriahan berlanjut dengan bazar Imlek yang digelar di area sekolah. Aneka kuliner khas, aksesori bertema Imlek, hingga pernak-pernik kreatif dipajang rapi di stan-stan yang dikelola siswa kelas 4, 5, dan 6 SD serta kelas 7 SMP Glory High School. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.
Sejak Tahun Ajaran 2025/2026, SD DCC School dan SMP Glory High School telah mengadopsi Cambridge Curriculum untuk mata pelajaran Math, Science, English, dan Computer yang diajarkan oleh English Speaking Teachers. Perpaduan kurikulum global dan pendidikan karakter berbasis toleransi menjadi ciri khas sekolah ini.
Perayaan Imlek 2577 ini menjadi yang pertama kali digelar secara resmi di DCC School dan dipastikan akan masuk kalender tahunan sebagai agenda penguatan kebersamaan dalam bingkai keragaman budaya. aya/ama/kel














