Hukum dan Kriminal

Wanita Cantik Diduga Terbunuh Sadis di Panjer Ternyata Masih Hidup


Denpasar, PancarPOS | Wanita berparas cantik yang ditemukan meninggal dunia, karena diduga tewas akibat dibunuh dengan sangat sadis, Sabtu 16 Januari 2021 pukul 02.30 wita di salah satu Homestay lantai 2 Kamar No 1 Jl. Tukad Batanghari, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar ternyata mengaku masih hidup. Hal itu berdasarkan video yang tersebar dan beredar di mesia sosial, Minggu (17/1/2021). Dalam video tersebut, perempuan yang mengaku bernama Angel ini, membuat video klarifikasi karena foto yang muncul di pemberitaan menyatakan dirinya telah terbunuh.

1bl#bn-7/1/2021

“Di sini Angel klarifikasi wanita yang meninggal terbunuh di Bali itu, bukan aku. Ya memang fotonya itu, foto aku di tahun 2018. Dia (wanita yang terbunuh di Panjer, red) menggunakan foto aku untuk menarik entah itu apapun. So… aku kanget banget,” ungkapnya. Ia juga mengaku tidak sedang berada di Bali saat peristiwa tragis dan sadis tersebut. Karena itu, merasa sangat terkejut dengan viralnya berita yang menyebut dirinya telah dibunuh berdasarkan foto yang digunakan oleh pemberitaan. “Saya dapat kabar berita bawah meninggal dunia. Karena saya tidak berada di Bali. Saya di Jakarta dan itu bukan saya,” tegasnya.

Terkait pengakuan wanita ini belum ada klarifikasi dari aparat terkait. Namun, seperti diketahui sebelumnya, ditemukan seorang wanita meninggal dunia diduga tewas akibat dibunuh secara sadis dan mengenaskan, Sabtu 16 Januari 2021 pukul 02.30 wita di salah satu Homestay lantai 2 Kamar No 1 Jl. Tukad Batanghari, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar. Menurut informasi awal, korban bernama Dwi Farica, kelahiran Subang, pada 24 April 1997 ini, menurut Apris Misak, sebagai Penjaga Kos Kosan Homestay pada saat sedang tidur ditelpon oleh saksi lainnya, Dianty yang juga teman korban meminta bantuan, agar menemani mengecek temannya di dalam kamar, karena mendengar suara berisik dan korban ditelp tidak menyaut.

1bl-ik#27/4/2020

Setelah petugas jaga datang, selanjutnya ia mengetuk pintu dengan penjaga kos, namun tidak ada jawaban. “Karena pintu terkunci dari dalam, penjaga kos mengecek dengan mengintip lewat belakang masuk lewat kamar kos No.3 dan selanjutnya menyampaikan banyak darah di lantai,” jelasnya. Karena dikasi tahu ada darah saksi menyampaikan minta tolong kepada saksi lainnya. Willy Widya selanjutnya mengecek dari belakang dan kaget di kamar sudah banyak darah dan korban posisi jongkok dan kepalanya ada di tempat tidur.

Dari hasil olah TKP oleh petugas identifikasi ditemukan korban ada 3 luka di tengorokan. Sesuai fakta di kamar tidur juga ada ceceran darah korban yang telanjang bulat dan tengkurap dengan kondisi sudah meninggal. Ditemukan juga jaket warna merah di kamar korban, serta helm Gojek beserta pisau lipat yang diduga dipakai membunuh korban. tim/isi/ama

Berita Terkait

One Comment

  1. Lalu wabita yang klarifikasi bahwa dirinya tidak meninggal siapa namanya boss? Asal dari mana?
    Kalo mau ngasi berita sekalian dong yang lengkap biar ndak dikira hoax

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close