Politik dan Sosial Budaya

Menjelang Galungan, Adi Wiryatama Guyur Warga Tabanan dengan Ribuan Bantuan Pangan


Tabanan, PancarPOS | Warga Desa Pandak Kebon, Tabanan, tampak lebih antusias dari biasanya pada 13 November 2025. Ratusan warga dari berbagai banjar berkumpul di balai desa untuk menyambut kehadiran Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nyoman Adi Wiryatama, yang kembali turun langsung ke tengah masyarakat membawa agenda besar bertema kesehatan dan masa depan generasi muda. Melalui kegiatan Gerakan Gemar Makan Ikan, ia ingin memastikan masyarakat Bali, khususnya Tabanan lebih sadar bahwa konsumsi ikan memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing.

Dalam kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Adi Wiryatama memimpin pembagian ribuan paket ikan sehat dan bergizi kepada warga. Paket tersebut terdiri dari beragam olahan hasil laut, mulai dari ikan segar pilihan, abon ikan, produk olahan siap santap, hingga bahan mentah berkualitas yang telah melalui standar mutu kelautan dan perikanan. Warga yang hadir tampak antusias mengantre, mengucap terima kasih, dan menyambut pembagian paket tersebut dengan wajah penuh sukacita.

Di sela pembagian, Adi Wiryatama memberikan penjelasan mengenai manfaat konsumsi ikan secara rutin. Ia menegaskan bahwa ikan bukan hanya makanan alternatif, tetapi sumber gizi utama yang harus dikenalkan kepada anak-anak sejak dini. Omega-3, protein tinggi, vitamin, dan mineral yang terkandung dalam ikan terbukti berkontribusi besar pada perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, serta kesehatan fisik secara keseluruhan. “Kalau kita ingin generasi Bali menjadi generasi yang kuat dan cerdas, makan ikan harus menjadi budaya di setiap rumah. Ini bukan sekadar kampanye, tetapi ajakan nyata untuk membangun masa depan anak-anak kita,” tegasnya di hadapan warga.

Warga Pandak Kebon tampak menyimak dengan penuh perhatian. Banyak di antara mereka yang mengaku selama ini hanya mengonsumsi ikan dalam jumlah terbatas karena faktor kesibukan, kurangnya pengetahuan tentang cara pengolahan, hingga kebiasaan keluarga yang lebih memilih makanan cepat saji. Dengan adanya sosialisasi seperti ini, mereka merasa lebih paham dan lebih yakin untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari menu harian keluarga.

Tidak berhenti pada pembagian paket dan sosialisasi, kegiatan tersebut juga membuka ruang dialog antara warga dan para pejabat yang hadir. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari cara memilih ikan berkualitas di pasar, teknik penyimpanan yang benar agar tidak mudah rusak, hingga resep pengolahan sederhana agar anak-anak lebih menyukai konsumsi ikan. Tim dari Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan memberikan edukasi langsung, menunjukkan contoh, bahkan mendemonstrasikan cara penanganan ikan yang baik.

Adi Wiryatama juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, terutama para ibu, dalam mengatur pola makan keluarga. Ia berharap kebiasaan makan ikan dapat dibangun dari lingkungan rumah dan diteruskan di sekolah-sekolah agar anak-anak tumbuh dengan pola makan yang lebih sehat. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga dari asupan gizi sehari-hari. “Saya ingin gerakan ini tidak berhenti di sini. Semoga Pandak Kebon bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali. Kita ingin anak-anak kita bukan hanya sehat, tapi juga memiliki kecerdasan yang bisa membawa Bali lebih maju,” ujarnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Desa Pandak Gede, Kepala Dinas Perikanan Tabanan, serta tokoh-tokoh desa dan undangan lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan sinergi nyata antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mendorong peningkatan kualitas gizi keluarga melalui konsumsi ikan.

Melalui kegiatan ini, Adi Wiryatama kembali menunjukkan komitmennya pada pembangunan manusia Bali. Kegiatan Gerakan Gemar Makan Ikan di Pandak Kebon ini diharapkan menjadi gelombang awal yang menyebar ke desa-desa lain di Tabanan dan seterusnya, menjadikan makan ikan sebagai budaya baru yang membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kecerdasan generasi mendatang. ama/ksm/kel



MinungNews.ID

Saluran Google News PancarPOS.com

Baca Juga :



Back to top button