Ekonomi dan Bisnis

Dinobatkan sebagai Bank Terbaik, Bank BPD Bali Raih Penghargaan “Indonesia Top 40 Bank 2021”


Jakarta, PancarPOS | Bank BPD Bali kembali meraih penghargaan bergengsi di kancah nasional. Belum lama ini Bank BPD Bali telah berhasil menyabet penghargaan TOP BUMD Award 2021. Kali ini Bank BPD Bali kembali menerima awards berupa “Indonesia Top 40 Bank 2021”, karena dinobatkan sebagai salah satu dari 40 bank terbaik di Indonesia. Penghargaan ini, sebagai momentum mendorong pertumbuhan ekonomi yang membaik pada kuartal II tahun 2021 yang harus dijaga bersama. Karena itu, untuk mendorong optimisme perbankan menghadapi tantangan bisnis di masa sekarang, The Iconomics memberikan apresiasi kepada bank terbaik pada masing-masing kelompoknya bertajuk Indonesia Top 40 Bank Awards 2021.

1bl#il-10/9/2021

Saat dikonfirmasi, Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, SH., MH., menyampaikan dalam kondisi seperti ini, peran sektor perbankan sangat penting dalam variabel-variabel perekonomian, baik konsumsi, maupun investasi. Di sisi lain, peran perbankan untuk menjaga momentum perekonomian sangat penting. Oleh karena itu, sektor perbankan harus senantiasa menjaga kesehatan keuangan perbankan di masa-masa yang saat menantang saat ini. Penghargaan Indonesia Top 40 Bank 2021 yang digelar oleh The Iconomics ini, memberikan apresiasi kepada bank terbaik di Indonesia dalam beradaptasi menghadapi perubahan yang terjadi secara global maupun perubahan regulasi di Indonesia. Apresiasi ini, juga diberikan kepada bank di Indonesia pada tahun 2021 dengan melihat fundamental keuangan perusahaan yang menggambarkan ketahanan sebuah bank dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis khususnya di masa krisis pandemi Covid-19.

1bl#ik-21/8/2021

Apalagi di tengah tekanan pandemi Covid-19 dan adanya penerapan PPKM, pada triwulan II tahun 2021, kinerja Bank BPD Bali tetap tumbuh positif. Tercatat total aset Bank BPD Bali tumbuh sebesar 8,34% (y-o-y) dari sebelumnya sebesar Rp25,57 triliun menjadi Rp27,70 triliun. Peningkatan aset tersebut dicapai dari pertumbuhan kredit yang tumbuh sebesar Rp19,65 triliun dari sebelumnya Rp 18,53 triliun. Kredit direalisasikan terdistribusi untuk kredit konsumtif sebesar Rp10,12 Triliun, kredit investasi Rp6,94 Triliun dan kredit modal kerja Rp2,59 Triliun. “Selanjutnya untuk mempercepat akses keuangan, Bank BPD Bali memberikan akses pembiayaan dengan berbagai produk kredit berupa kredit KUR Super Mikro, KUR Mikro dan KUR Kecil, kredit modal kerja, kredit investasi serta produk kredit lainnya yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Bali ke depan,” beber direksi bank asal Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung itu.

1th-ksm#5/2/2021

Ditambahkan, sampai dengan triwulan II tahun 2021, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp1,52 Triliun dari semenjak ditetapkan menjadi bank penyalur KUR, dimana pada Tahun 2021 target penyaluran KUR Bank BPD Bali sebesar Rp830,2 milyar dan pada triwulan II telah terealisasi sebesar Rp491,8 Milyar dari target sebesar Rp300 Milyar dengan pencapaian 163,93%. Karena itulah, penghargaan Indonesia Top 40 Bank 2021 oleh The Iconomics ini diharapkan mampu memberikan semangat bagi industri perbankan dan memberikan apresiasi kepada pelaku industri perbankan untuk selalu inovatif dan menjalankan strategi bisnis yang tepat untuk dapat bertahan dan tumbuh selama selama masa pandemi Covid-19. “Pemilihan Indonesia Top 40 Bank 2021 ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penilaian bank yang merujuk pada Peraturan OJK tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank (TKB) adalah hasil penilaian kondisi bank yang dilakukan terhadap risiko dan kinerja bank,” kata Founder & CEO The Iconomics Bram S. Putro.

1bl#ik-21/7/2021

Di tengah pandemi ini, CEO The Iconomics juga menyoroti pentingnya perbankan memperhatikan tantangan dan tren perbankan saat ini dan masa mendatang. Beberapa tren yang disoroti adalah risiko siber dan kejahatan finansial, teknologi digital termasuk didalamnya ada artificial intelligence (AI) dan otomatisasi, blockchain, cloud, dan machine learning. Perbankan juga harus melakukan transformasi digital. Digitalisasi tersebut akan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis dan peningkatan pengalaman pelanggan. “Kami juga melihat pentingnya data dan analitik. Karena dari sinilah pengambilan keputusan akan lebih presisi untuk para nasabah,” tutupnya. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close