Olahraga dan Pendidikan

Menpora Target DBON Indonesia Genjot Prestasi 5 Besar Olimpiade 2044


Denpasar, PancarPOS | Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengajak awak media (wartawan) menyukseskan pencapaian prestasi RI posisi 5 besar dunia pada Olimpiade 2044. Target itu bisa diraih, tepat pada 100 tahun Indonesia merdeka. Untuk itu, Indonesia melakukan desain berbagai tahapan dalam menjaring dan melatih sumber daya manusia (SDM) bidang olahraga yang siap bersaing dalam setiap Olimpiade. Oleh karena, diyakini potensi dan bakat SDM Indonesia dari 267 juta orang begitu besar, hal itu dapat dimanjemen dengan baik. Maka dari itu, Webinar Nasional Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2021 kerja sama Siwo PWI Pusat dan Kemenpora sebagai momentum membangun sinergi semua pihak dalam membangun budaya dan prestasi olahraga.

1bl#ik-8/11/2021

DBON mampu meningkatkan budaya Olahraga di masyarakat mampu meningkatkan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas Olahraga Prestasi Nasional 2
serta memajukan perekonomian Nasional berbasis Olahraga. Dalam DBON pihaknya telah menetapkan target-target yang harus dicapai dari olimpiade ke olimpiade dimana peringkat Indonesia semakin naik dan semakin meningkat. Ajang itu pula, pihaknya mensosialisasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang sudah ditandatangi pada tanggal 9 September 2021 oleh Presiden Joko Widodo. Perpres ini sebagai payung hukum implementasi DBON pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

1bl#ik-8/11/2021

Menurut Menpora Amali, Perpres ini akan dijadikan payung hukum untuk implementasi DBON dari tingkat pusat, provinsi sampai dengan tingkat kabupaten atau kota. Di dalam Perpres 86 bukan hanya Kemenpora saja yang melakukan langkah-langkah penting implementasi DBON melainkan sinergitas bersama dengan kementerian/lembaga pusat, gubernur hingga walikota di seluruh Indonesia. Untuk saat ini, ada 14 cabang olahraga unggulan yang masuk dalam DBON yakni cabang olahraga yang mengandalkan tekni dan akurasi sesuai kekuatan fisik orang Indonesia diantaranya bulu tangkis, angkat besi, panjat tebing, panahan, menembak, wushu, karate, taekwondo, balap sepeda, atletik, renang, senam artistik, dayung dan pencak silat.

1bl#bn-07/11/2021

Selain itu, pihaknya tetap akan kembangkan Olahraga Rekreasi, Olahraga Pendidikan, Olahraga Prestasi dan Industri Olahraga (Wisata Olahraga). Menpora Amali menjelaskan, dalam DBON pihaknya telah menetapkan target-target yang harus dicapai dari olimpiade ke olimpiade dimana peringkat Indonesia semakin naik dan semakin meningkat. “Ini tidak mudah tetapi dengan hitung-hitungan secara statistik itung-itungan secara ilmiah memungkinkan untuk kita capai asal kita konsisten menjalankan program-program yang ada di dalam Desain Besar Olahraga Nasional,” ujarnya. Dengan demikian, apabila ada cabang-cabang olahraga yang pada awal ini sudah masuk dalam cabor unggulan DBON, namun tidak bisa meraih prestasi sesuai target pemerintah maka akan digantikan cabang olahraga lain yang memiliki prestasi di tingkat internasional.

1bl#ik-7/11/2021

Pada kesempatan itu, pihaknya memberikan apresiasi terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang ikut gencar mensosialisasikan Perpres Nomor 86 Tahun 2021. Bahkan sudah dilakukan sebelum Perpres itu ditetapkan pemerintah. Acara itu dihadiri Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari, Ketua KONI Bali dan Ketua PWI Bali IGMB Dwikora Putra. aya/ama


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button