Kunjungan Pelabuhan Sanur Meroket, Perumda Bhukti Praja Sewaka Dharma Denpasar Tambah Kantong Parkir

Denpasar, PancarPOS | Tingkat kunjungan Pelabuhan Sanur tepatnya di Pantai Matahari Terbit kian meroket, sehingga menimbulkan antrian kendaraan yang cukup panjang dalam melakukan antar jemput penumpang. Bahkan saking meningkatnya kunjungan wisatawan ke Pelabuhan Sanur banyak kendaraan roda empat yang parkir sembarangan di pinggir jalan sekitar wilayah pintu masuk Pantai Matahari Terbit, yang efeknya terjadi kemacetan di Jalan Bypass Ngurah Rai. Maka untuk mengurai terjadinya kemacetan tersebut, Perumda Bhukti Praja Sewaka Dharma Kota Denpasar, juga kecipratan pemasukan parkir, sehingga melakukan Uji Petik untuk menambah kantong parkir.

Upaya ini juga dilakukan untuk mendesign potensi kantong parkir, sehingga layak untuk difungsikan untuk para pengunjung pelabuhan. Saat dikonfirmasi, Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewaka Dharma Kota Denpasar, I Nyoman Putrawan, ST., menjelaskan, pihaknya melakukan Uji Petik dengan berkoordinasi Bupda Galang Kangin yang juga mengelola parkir pintu masuk Pantai Matahari Terbit. Di mana ke depannya arus lalu lintas dari pintu masuk Pantai Matahari Terbit menuju Pelabuhan Sanur tidak menimbulkan kemacetan lagi.
“Dalam Uji Coba ini di mana pemilik lahan yakni Puri Satrian mempercayakan kepada kami untuk dijadikan lahan parkir. Tentunya dalam Uji Petik selama sebulan yang berakhir pada akhir Agustus 2023 ke depan. Pihaknya akan melakukan pola kerja sama pemanfaatan lahan untuk dijadikan parkir, dan kita juga melihat fungsi lahan parkir tersebut sejauh mana mengurai kemacetan sepanjang Jalan Bypass Ngurah Rai,” ujar, saat ditemui di Denpasar, pada Senin (21/8/2023).

Ditambahkan Putrawan, sejatinya kemacetan di Jalan Bypass Ngurah Rai akibat banyaknya kendaraan yang parkir sembarangan di kiri dan kanan pingir jalan untuk menunggu penumpang. Artinya, dengan diadakan Uji Petik sudah pastinya ada dampak positif dengan diberikannya dengan kantong lahan parkir baru seluas 78 are yang bisa menambah daya tampung 200 mobil dengan sistem progresif. “pengolahan lahan parkir di sana nanti kita akan memakai sistem main less, yang nantinya akan memudahkan pemantauan pengawasan, jadi nantinya pihak kita sangat terbuka kepada pihak yang kerjasama, sehingga pendapatan bisa terprogres,” tandasnya
Ia mengaku sangat mengapresiasi pihak Puri Satrian yang sudah mau bekerja sama, sebab di lokasi tersebut sangat sulit mendapatkan lahan untuk dijadikan kantong parkir. tra/ama/ksm









