Adi Wiryatama Turun Langsung ke Akar Rumput, Serap Aspirasi dan Gelontor Bantuan di Tabanan

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I N Adi Wiryatama, kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat dengan melaksanakan kunjungan daerah pemilihan dapil secara maraton pada Jumat, 3 April 2026. Kegiatan ini bukan sekadar agenda formal kenegaraan, tetapi menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya di tingkat akar rumput.
Kunjungan ini menyasar sejumlah titik strategis di Kabupaten Tabanan, dimulai dari Desa Bongan Gede, dilanjutkan ke Grogak Gede di Desa Delod Pekan, dan berakhir di Banjar Tegal Baleran, Desa Dauh Peken. Dalam setiap titik kunjungan, Adi Wiryatama tidak hanya hadir sebagai pejabat negara, tetapi juga sebagai figur yang telah lama dikenal masyarakat Bali, khususnya Tabanan, karena rekam jejak panjangnya dalam dunia pemerintahan dan politik daerah.
Kegiatan kunjungan dapil ini merupakan bagian dari agenda resmi DPR RI yang mewajibkan setiap anggota dewan untuk kembali ke daerah pemilihannya. Tujuannya jelas untuk menyerap aspirasi masyarakat, mempererat silaturahmi, serta menyampaikan pertanggungjawaban moral dan politik kepada rakyat yang telah memberikan mandat.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Adi Wiryatama disambut antusias oleh masyarakat. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga tokoh adat dan lansia, tampak memadati lokasi kegiatan. Mereka tidak hanya ingin bertemu langsung dengan wakilnya di pusat, tetapi juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sehari hari.

“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bagian dari tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat. Saya datang untuk mendengar, bukan hanya berbicara,” ujar Adi Wiryatama di hadapan warga. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, lingkungan hidup, kehutanan, dan kelautan, Adi Wiryatama memberikan perhatian khusus pada isu isu yang berkaitan dengan kesejahteraan petani dan keberlanjutan lingkungan. Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah aspirasi mengemuka, mulai dari kebutuhan pupuk subsidi, perbaikan irigasi, hingga perlindungan terhadap lahan pertanian yang semakin tergerus alih fungsi.
Tidak sedikit warga yang menyampaikan harapan agar pemerintah pusat lebih serius dalam menjaga stabilitas harga hasil pertanian, khususnya komoditas unggulan di Tabanan. Menanggapi hal tersebut, Adi Wiryatama menegaskan bahwa dirinya akan membawa seluruh aspirasi tersebut ke tingkat pusat untuk diperjuangkan dalam forum DPR RI. “Saya tidak bisa menjanjikan semuanya langsung selesai, tetapi saya pastikan semua aspirasi ini akan saya kawal,” tegasnya.
Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dan para lansia. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi yang masih penuh tantangan. Puluhan paket sembako dibagikan secara langsung oleh Adi Wiryatama kepada warga yang telah didata sebelumnya. Momen ini berlangsung haru, terutama ketika para lansia menerima bantuan dengan penuh rasa syukur. “Saya sangat berterima kasih. Jarang sekali kami bisa bertemu langsung dengan anggota DPR, apalagi sampai diberi bantuan seperti ini,” ungkap salah satu warga penerima bantuan.

Bagi Adi Wiryatama, kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ia menyadari bahwa sebagai wakil rakyat, dirinya memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam aspek legislasi dan pengawasan, tetapi juga dalam memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Rekam jejak Adi Wiryatama di dunia politik memang tidak bisa dipandang sebelah mata. Sebelum duduk di kursi DPR RI, ia telah mengabdikan diri sebagai Bupati Tabanan selama dua periode. Kepemimpinannya di daerah dikenal cukup berhasil dalam mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal serta memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Bali, posisi strategis yang semakin mengukuhkan kapasitasnya dalam memahami dinamika politik dan pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional. Pengalaman panjang inilah yang membuat kehadirannya dalam kunjungan dapil kali ini terasa berbeda. Ia tidak hanya datang membawa status sebagai anggota DPR RI, tetapi juga sebagai sosok yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan pembangunan di Bali, khususnya Tabanan.
Di setiap titik kunjungan, dialog berlangsung hangat dan terbuka. Masyarakat tampak tidak segan menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari persoalan infrastruktur desa, akses layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan bagi generasi muda. Menariknya, Adi Wiryatama tidak hanya mendengarkan, tetapi juga memberikan penjelasan secara langsung terkait mekanisme kebijakan di tingkat pusat. Ia menjelaskan bagaimana proses penganggaran di DPR RI, serta bagaimana aspirasi masyarakat dapat diakomodasi melalui berbagai program pemerintah.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran dan fungsi DPR RI. Tidak sedikit warga yang mengaku baru memahami bahwa aspirasi mereka memiliki jalur formal untuk diperjuangkan di tingkat nasional. Selama ini kami hanya tahu mengeluh, tetapi tidak tahu harus disampaikan ke mana. Sekarang kami jadi lebih paham, ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari tingginya partisipasi dalam setiap sesi kegiatan. Bahkan di beberapa lokasi, jumlah warga yang hadir melebihi kapasitas tempat yang disediakan. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran wakil rakyat secara langsung masih sangat dinantikan oleh masyarakat. Dalam konteks yang lebih luas, kunjungan dapil seperti ini memiliki peran strategis dalam memperkuat demokrasi. Interaksi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat menjadi ruang penting untuk membangun kepercayaan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan yang diambil di tingkat pusat benar benar berpihak pada kebutuhan rakyat.
Adi Wiryatama sendiri menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukannya secara rutin. Ia percaya bahwa kedekatan dengan masyarakat adalah kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. “Saya tidak ingin menjadi anggota DPR yang jauh dari rakyat. Justru di sinilah saya belajar dan mendapatkan energi untuk terus bekerja,” ujarnya.
Kunjungan dapil ini juga menjadi momentum untuk mengingat kembali nilai nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Bali. Dalam setiap interaksi, terlihat jelas bahwa hubungan antara Adi Wiryatama dan masyarakat tidak dibangun secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh kepercayaan. Sebagai politisi dari PDI Perjuangan, Adi Wiryatama juga menekankan pentingnya menjaga ideologi dan nilai nilai kebangsaan dalam setiap langkah pembangunan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap solid dan tidak mudah terpecah oleh isu isu yang dapat merusak persatuan.
Pembangunan tidak akan berjalan tanpa kebersamaan. Kita harus tetap bersatu, tegasnya. Di akhir kegiatan, suasana penuh kehangatan terasa saat Adi Wiryatama menyempatkan diri berfoto bersama warga. Momen ini menjadi simbol kedekatan yang terjalin antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya. Kunjungan dapil maraton ini bukan hanya mencerminkan komitmen seorang anggota DPR RI dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga menjadi bukti bahwa politik tidak selalu identik dengan jarak dan formalitas. Di tangan figur seperti Adi Wiryatama, politik justru hadir sebagai ruang dialog, empati, dan pengabdian. ama/ksm









