Senin, April 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalPelindo Bagikan 4.000 Paket Sembako Warga Sekitar Pelabuhan Benoa

Pelindo Bagikan 4.000 Paket Sembako Warga Sekitar Pelabuhan Benoa

Denpasar, PancarPOS | PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Pelabuhan Benoa menyalurkan sebanyak 4.000 paket sembako gratis kepada masyarakat yang berada di wilayah Ring 1 pelabuhan, yakni Desa Serangan, Pedungan, dan Tanjung Benoa. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Program sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara aktivitas pelabuhan dengan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasional.

General Manager Pelabuhan Benoa, Agung Mataram, menegaskan bahwa kegiatan berbagi sembako ini merupakan bentuk nyata kehadiran Pelindo di tengah masyarakat. Menurutnya, pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi dan logistik nasional, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat di sekitarnya.

“Pelindo berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar pelabuhan. Melalui penyaluran bantuan sembako ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta menghadirkan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Nyepi yang penuh makna,” ujar Agung Mataram, Selasa (11/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Pelabuhan Benoa sebagai salah satu pelabuhan strategis di Bali tidak terlepas dari dukungan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, Pelindo memandang penting menjaga hubungan yang harmonis dengan komunitas lokal melalui berbagai program sosial yang berkelanjutan.

“Pelabuhan bukan hanya pusat aktivitas ekonomi dan logistik, tetapi juga bagian dari ekosistem sosial masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Penyaluran 4.000 paket sembako ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat desa serta tokoh masyarakat setempat. Hal ini dilakukan agar proses distribusi bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Masyarakat yang menerima bantuan berasal dari beberapa wilayah di sekitar pelabuhan yang selama ini dikenal sebagai kawasan Ring 1, yaitu wilayah yang memiliki kedekatan langsung dengan aktivitas pelabuhan.

Di Desa Serangan misalnya, pembagian paket sembako disambut antusias oleh warga. Banyak masyarakat yang merasa terbantu, terlebih menjelang perayaan Hari Raya Nyepi yang biasanya diikuti dengan berbagai persiapan kebutuhan rumah tangga.

Salah satu warga penerima bantuan dari Serangan, I Wayan Wentha, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pelindo terhadap masyarakat di sekitar pelabuhan.

“Paket sembako ini sangat bermanfaat bagi warga Serangan. Terima kasih atas bantuannya kepada Pelindo. Semoga ke depannya tetap bisa membantu warga,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.

Program pembagian sembako ini juga menjadi bagian dari upaya Pelindo untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat sekitar pelabuhan. Dengan adanya interaksi yang positif antara perusahaan dan warga, diharapkan tercipta hubungan yang saling mendukung antara aktivitas pelabuhan dan kehidupan sosial masyarakat.

Selain itu, Pelindo juga berharap kegiatan sosial ini dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan sosial dan ekonomi di wilayah sekitar pelabuhan, sekaligus menciptakan suasana kebersamaan menjelang Hari Raya Nyepi yang merupakan momentum penting bagi umat Hindu di Bali.

Hari Raya Nyepi sendiri dikenal sebagai hari suci umat Hindu yang dirayakan dengan penuh ketenangan dan refleksi diri. Pada hari tersebut, seluruh aktivitas masyarakat di Bali dihentikan selama 24 jam sebagai bentuk pelaksanaan Catur Brata Penyepian, yaitu amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan.

Momentum Nyepi sering kali dimaknai sebagai waktu untuk membersihkan diri secara lahir dan batin, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan menjelang Nyepi juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat Bali.

Melalui kegiatan pembagian sembako ini, Pelindo berharap nilai kebersamaan tersebut dapat semakin terasa di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan untuk terus hadir dan berkontribusi bagi lingkungan sekitar. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img